BACA JUGA:Siap Caplok Raksasa Energi Filipina, Prajogo Pangestu Ajukan Tawaran Fantastis Rp 80 Triliun
Menurut Romulus, interaksi antarpemilik toko menciptakan ruang untuk tukar pengalaman dan praktik baik yang dapat membantu anggota menghadapi berbagai tantangan usaha.
“Pertumbuhan usaha tidak harus dijalani sendiri. Melalui Paguyuban, pemilik toko dapat belajar dari pengalaman satu sama lain, membangun relasi, dan menemukan peluang baru. Kami ingin komunitas ini menjadi ruang yang membantu para pemilik toko berkembang sekaligus memperkuat hubungan dengan lingkungan sekitarnya,” katanya.
Manfaat dari semangat kebersamaan tersebut turut dirasakan oleh Ana, pemilik Toko SRC Cemara Tujuh sekaligus Ketua Paguyuban SRC di Malang. Ia merupakan pemilik Toko SRC pertama di kota Malang.
Tanpa latar belakang bisnis, ia menjadikan pengalamannya bersama SRC sebagai kesempatan untuk belajar, berbagi pengetahuan, dan tumbuh bersama masyarakat.
BACA JUGA:Saham IPO CDIA Melejit, Prajogo Pangestu Jadi Orang Terkaya Indonesia Lagi
“Awalnya saya menjalankan toko tanpa memiliki latar belakang bisnis. Banyak hal yang harus saya pelajari dan SRC memberi saya kesempatan untuk terus belajar bersama pemilik toko lainnya. Kini, sebagai Ketua Paguyuban, saya ingin meneruskan manfaat itu dengan mengajak Sahabat SRC berbagi pengalaman dan melakukan kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar. Bagi saya, keberhasilan bukan hanya ketika toko kita berkembang, tetapi juga saat bisa membantu orang lain ikut maju,” ujar Ana.
Sejak diinisiasi pada 2008 dengan hanya 57 toko yang tergabung dalam jaringan SRC di Kota Medan, SRC terus berkembang dan tersebar di seluruh kota dan kabupaten di 38 provinsi di Indonesia.
Saat ini, jaringan SRC telah mencakup lebih dari 250.000 Toko SRC, 10.000 Paguyuban SRC, dan 6.300 Mitra SRC di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui jaringan toko dan komunitas yang terus berkembang, SRC berkomitmen menghadirkan ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha, memperluas akses pasar, serta mendorong kolaborasi, sehingga membawa dampak lebih luas bagi pengembangan UMKM dan perekonomian nasional.
BACA JUGA:Geger Industri Tambang, Low Tuck Kwong Mendadak Lepas 30% Saham Bayan Resources kepada Haji Isam