JAKARTA, Weradio.co.id - Ada sebuah pesan penting yang disampaikan dengan lantang dan lugas dalam Jakarta Rocktober 2026 di Amethyst Club, Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026, malam.
Sebuah pesan tentang lingkungan hidup, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan dan Sumatera, saat ini.
Pesan soal karhutla disampaikan dengan lantang oleh grup band punk asal Cakung, Man Sinner dengan lagu yang berjudul Bumi Menangis.
Lagu ini tidak sekadar menyuguhkan alunan musik cadas, melainkan hadir sebagai peringatan keras agar masyarakat lebih peduli terhadap pelestarian alam dan lingkungan hidup.
Achmad Alwan Damanik, vokalis band Man Sinner, mengungkapkan bahwa karya ini merupakan bentuk refleksi atas kondisi lingkungan saat ini.
Menurutnya, alam bukanlah objek yang bisa dieksploitasi secara terus-menerus tanpa memikirkan dampak buruknya.
"Alam memiliki kekuatan yang jauh melampaui kemampuan manusia. Ketika keseimbangannya terganggu, alam dapat menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup kita," ujar Alwan kepada Weradio.co.id, Kamis, 29 Oktober 2026.
Menjaga Kelestarian Alam
Ia menegaskan, menjaga kelestarian alam bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kewajiban dan tanggung jawab bersama.
BACA JUGA:Gratis, Nonton Rocker Kasarunk di Jakarta Rocktober
Manusia diingatkan bahwa ketika alam kehilangan keseimbangannya, masa depan peradaban itu sendiri sedang dipertaruhkan.
Bagi para personel Man Sinner, seni suara memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar sarana hiburan.
Musik dipandang sebagai media efektif untuk menyampaikan keresahan sosial serta menyuarakan isu-isu penting yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
"Kami hanya ingin menjadi penyambung lidah alam, menyuarakan apa yang mungkin sering diabaikan oleh manusia," tambahnya.
BACA JUGA:Terkuak, Rahasia Musik Sore Terinspirasi dari 6 Buku Tak Terduga Ini
Melalui single Bumi Menangis, pihak band berharap pesan yang disampaikan dapat diterima luas oleh masyarakat.
Lebih dari itu, karya ini diharapkan mampu menggugah kesadaran publik, mengubah pola pikir, serta mendorong aksi nyata dalam merawat lingkungan sekitar.
"Karena bumi bukan sekadar tempat kita berpijak, melainkan rumah bagi seluruh kehidupan. Jika kita terus menyakitinya, suatu saat kita sendiri yang akan merasakan akibatnya," pungkas Alwan, sekaligus menyampaikan apresiasi atas dukungan para pendengar terhadap perjalanan musik Man Sinner.
Hyper Rock-Weradio.co.id-Rio Winto
Kepedulian Jakarta Rocktober dalam menyuarakan kelestarian alam lewat musik mendapat apresiasi Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo dalam sambutannya.
BACA JUGA:Guncang Kultur Muda, Ramengvrl dan Aldo Abdas Satukan Musik dan Skateboarding di Jakarta
"Seksi Infotainment dan Lifestyle PWI Jaya yang digawangi oleh Yazid Nasution dan Aditia Saputra mampu menggelar Jakarta Rocktober dengan pesan-pesan penting di dalamnya. Terima kasih kepada panitia dan seluruh pendukung acara. Sukses selalu," jelas Kesit.
Kolaborasi Spesial
Jakarta Rocktober yang sudah dua kali digelar ini menghadirkan deretan grup musik ternama hingga aksi kolaborasi spesial dan penampilan DJ yang menghibur para penikmat musik hingga dini hari.
Rangkaian acara dimulai sejak sore hari melalui tahap check sound pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB, disusul rehat makan malam untuk para pengisi acara. Area pertunjukan mulai dibersihkan dan disiapkan steril bagi para penonton pada pukul 19.00 WIB. Sesi pembuka secara resmi dimulai pukul 20.30 WIB.
Panggung utama mulai memanas dengan pementasan berturut-turut dari Briana, Disusul aksi Man Sinner serta Rizuka & Band pada pukul 22.00 WIB.
BACA JUGA:Begini Dampak Mengerikan Vonis Pembunuh Tupac Shakur bagi Industri Musik
Pertunjukan Musik Rock
Kemeriahan malam makin memuncak saat grup musik Hyper Rock naik panggung. Selain tampil secara mandiri, Hyper Rock membawakan rangkaian kolaborasi khusus bersama D.B.D, Eca Sukma, dan Hans Sinjal pada pukul 22.25 WIB.
Hans Sinjal-Weradio.co.id-Rio Winto
Pertunjukan musik rock ditutup oleh aksi energik dari RocknRoll Theatre yang tampil selama satu jam mulai pukul 22.45 WIB.
Setelah itu, suasana gelaran bergeser ke genre musik elektronik melalui sajian musik dari DJ Andy Pitch, DJ Amelles, dan DJ Wigy Ryandra hingga pukul 02.30 WIB.