Kasi Intel Kodim 0201/Medan, Mayor Czi Sunikite, yang hadir mewakili Dandim 0201/Medan, mengapresiasi hasil paparan peserta yang dinilai sangat luar biasa dan menegaskan bahwa kecakapan bermedia sosial generasi muda saat ini sangat dibutuhkan untuk mengimbangi arus informasi negatif.
“Bagi kami di jajaran TNI-Polri, konten yang tidak sesuai di media sosial itu lawannya adalah media sosial juga, sehingga kami sangat mendukung kegiatan ini,” tegas Sunikite.
Sejalan dengan pihak Kodim, Kanit Intelkam Polrestabes Medan, Ipda Bambang, yang mewakili Kapolrestabes Medan, memastikan kesiapan pihak kepolisian untuk membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya dalam mengawal dan menyukseskan program kerja Duta Damai ke depan, baik di ruang siber maupun di tengah masyarakat.
“Duta Damai ini luar biasa karena menghadirkan kontribusi yang bukan sekadar karya kata, tetapi karya nyata dalam mendistribusikan pesan damai dan kamtibmas melalui media sosial guna mencegah narasi radikal, intoleransi, serta terorisme,” pungkas Bambang.
BACA JUGA:Geger, Pendiri Palantir Danai Proyek 30 Ribu Monyet demi Eksperimen Medis AS
Melalui pengukuhan dan dukungan penuh lintas instansi ini, Ke-50 anggota Duta Damai Sumatera Utara diharapkan langsung bergerak aktif memproduksi konten positif sekaligus menjadi penggerak kolaborasi yang merawat toleransi, kearifan lokal, dan persatuan di lingkungan masing-masing, utamanya di provinsi Sumatera Utara.