Kenali Penyebab dan Cara Atasi Rambut Bercabang

Minggu 26-06-2022,09:33 WIB
Reporter : Melati
Editor : Shaquille Arkana

JAKARTA, WERADIO.CO.ID - Menyangkut soal kecantikan rambut menjadi hal yang paling banyak dikeluhkan seorang wanita. 

Setidaknya hampir 60 persen wanita pasti pernah mengalami kerusakan pada rambut mereka, diantaranya rambut kusam, kering, ketombe dan bercabang menjadi salah satu masalahnya. 

Tahukah kamu apa yang menyebabkan rambut bercabang? Lalu bagaimana cara mengatasi nya? Berikut penjelasannya.

BACA JUGA:Orang Lain Memandang Kita Seperti di Cermin atau Kamera Sih?

Rambut bercabang adalah suatu kondisi ketika rambut sudah mengalami kerusakan, dimana ujung rambut membelah karena beberapa faktor tertentu. 

Tanpa kita sadari perawatan rambut yang salah juga dapat mempengaruhi faktor terjadinya rambut bercanda lho, Berikut faktor yang menjadi penyebab rambut bercabang. 

• Menggunakan alat styling seperti Hair dryer, catokan dan pengeriting rambut dalam temperatur yang panas secara berlebihan. 

• Produk perawatan rambut (shampoo) yang tidak cocok

BACA JUGA:Lirik Lagu 'Can I Be Him' by James Arthur (Terjemahan)

 • Mengikat rambut terlalu kencang dan cara menyisir yang salah

 • dan masih banyak faktor lainnya

Lantas bagaimana cara mengatasi rambut yang bercabang? Berikut tipsnya

1. Beralih menggunakan shampoo organik

Dibanding dengan shampoo biasa, shampoo organik kebanyakan mengandung ekstrak tanaman, yang dapat meminimalisir kerusakan rambut dan tidak terdapat efek samping dalam pemakaiannya. 

2. Menggunakan conditioner dan hair mask

Tags :
Kategori :

Terkait

https://www.weradio.co.id/" title="Bersyukur dalam Kebersamaan, Berbagi Bubur, dan Ngaji Kitab di Desa Muara II"> Bersyukur dalam Kebersamaan, Berbagi Bubur, dan Ngaji Kitab di Desa Muara II

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Bersyukur dalam Kebersamaan, Berbagi Bubur, dan Ngaji Kitab di Desa Muara II" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Hari Peduli Sampah Nasional, Artha Graha Peduli dan Hotel Borobudur Laksanakan Gerakan ASRI Serentak"> Hari Peduli Sampah Nasional, Artha Graha Peduli dan Hotel Borobudur Laksanakan Gerakan ASRI Serentak

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Hari Peduli Sampah Nasional, Artha Graha Peduli dan Hotel Borobudur Laksanakan Gerakan ASRI Serentak" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Misteri Gunung Padang Masuk Babak Baru, Penggalian Tembus 20 Meter"> Misteri Gunung Padang Masuk Babak Baru, Penggalian Tembus 20 Meter

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Misteri Gunung Padang Masuk Babak Baru, Penggalian Tembus 20 Meter" style="color:#333">

Terkini