Penting, Kolaborasi Lintas Industri untuk Perkuat Ekosistem Kesehatan Preventif

Penting, Kolaborasi Lintas Industri untuk Perkuat Ekosistem Kesehatan Preventif

Kolaborasi antara tenaga medis, teknologi kesehatan, edukasi, wellness, hingga industri keuangan menjadi semakin penting dalam mendorong pergeseran paradigma dari pengobatan menuju pencegahan penyakit.-Weradio.co.id-PT KTCC Pause & Rebuild Indonesia

Sedangkan, Soultaropy mengajak peserta memahami pentingnya keseimbangan antara aspek emosional, mental, dan spiritual dalam perjalanan hidup seseorang.

Tidak hanya menghadirkan sesi presentasi, forum juga menjadi ruang kolaborasi melalui networking, konsultasi bersama para mitra, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antarorganisasi dalam membangun ekosistem kesehatan preventif di Indonesia.

Pendiri sekaligus CEO PT KTCC Pause & Rebuild Indonesia, Reinita Hariyanti, mengataka, tantangan kesehatan saat ini membutuhkan cara pandang yang lebih kolaboratif.

"Selama ini kita terbiasa berbicara tentang bagaimana mengobati penyakit. Padahal, masa depan kesehatan adalah tentang bagaimana kita membantu lebih banyak orang tetap sehat. Itu tidak bisa dilakukan oleh satu perusahaan atau satu profesi saja. Dibutuhkan sebuah ekosistem yang menghubungkan ilmu pengetahuan, teknologi, wellness, edukasi, dan komunitas dalam satu tujuan yang sama," ujar Reinita dalam keterangan resmi yang dibaca Weradio.co.id, Minggu, 28 Juni 2026.

BACA JUGA:Djaka Budhi Minta Masyarakat Diminta Aktif Melapor dan Perangi Rokok Ilegal

Reinita menjelaskan, kolaborasi ini lahir dari keyakinan bahwa transformasi kesehatan memerlukan pendekatan yang lintas disiplin.

Karena itu, forum ini dirancang sebagai ruang bertemunya para ahli, pelaku industri, dan komunitas untuk berbagi pengetahuan, membangun jejaring, sekaligus melahirkan kolaborasi yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui inisiatif tersebut, dia juga berharap semakin banyak organisasi dari berbagai sektor dapat terlibat dalam membangun budaya hidup sehat yang berorientasi pada pencegahan, personalisasi, dan pemberdayaan masyarakat.