Lagu Cinta di Ujung Takdir, Kisah Cinta yang Tak Bisa Bersatu

Lagu Cinta di Ujung Takdir, Kisah Cinta yang Tak Bisa Bersatu

Karya terbaru Aip Muhamad berjudul Cinta di Ujung Takdir resmi diperkenalkan kepada publik melalui peluncuran official music video di Cinepolis Kalibata City Square, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.-Weradio.co.id-IST

BACA JUGA:Perkuat Strategi Keamanan Maritim, Dankodaeral IV Jadi Narasumber Diskusi Strategis Keamanan Laut 2026

Ia mengaku kembali merilis single setelah cukup lama menjadi pengalaman yang membahagiakan. Karena itu, Aip berharap karya tersebut dapat diterima, dinikmati, sekaligus mewakili perasaan para pendengar.

Berangkat dari Pengalaman Bermusik

Bagi Aip, perjalanan menciptakan lagu bukan sesuatu yang baru. Sebelumnya ia dikenal sebagai pencipta lagu Harus Memilih, yang dipopulerkan oleh Widi Hello Band, pelantun Dua Cincin dan Ular Berbisa.

Aip menceritakan, ketika lagu tersebut mendapatkan perhatian publik, ia sempat membaca berbagai komentar pendengar di YouTube official music video.

Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan kebanggaan karena sebuah karya yang dibuat dengan hati ternyata dapat mewakili perasaan orang lain.

BACA JUGA:Masalah Kesehatan Mulut Jadi Tantangan Besar, 41,9% Masyarakat Indonesia Menderita Gigi Berlubang

Harapan serupa ia sematkan kepada Cinta di Ujung Takdir, agar lagu tersebut dapat didengar lebih banyak orang dan memiliki makna bagi pendengarnya.

Belina Rafa Rasakan Kekuatan Cerita

Sementara itu, Belina Rafa mengungkapkan awal keterlibatannya dalam proyek tersebut bermula dari sebuah perkenalan yang cukup singkat.

Ia mendapat rekomendasi dari seorang teman hingga akhirnya dipercaya menjadi vokalis untuk mengisi soundtrack.

Belina menyebut salah satu pengalaman yang paling berkesan selama proses produksi adalah ketika menjalani adegan tertentu dalam video musik yang memiliki kekuatan emosional.

BACA JUGA:TNI Perkuat Sinergitas Lintas Sektor dalam Pencegahan Karhutla di Sambas

Menurutnya, lirik lagu tersebut cukup dekat dengan realitas kehidupan karena tidak mengarah hanya kepada satu persoalan.

“Kalau menurut aku, tergantung dari kisah hidupnya. Karena liriknya ini bisa mengarah ke mana saja,” ujar Belina.