Dari Hutan Halimun Salak, Elpala Menjaga Warisan Alam Indonesia
Ekspedisi Cicatih Elpala memasuki etape ketiga pada Kamis, 9 Juli 2026, dengan menyusuri aliran Sungai Cicatih, Leuwi Lalay, Sukabumi, Jawa Barat.-Weradio.co.id-Elpala
"Kami ingin menghadirkan karya yang menunjukkan bahwa alam Indonesia memiliki kekayaan luar biasa yang harus dijaga bersama. Setiap langkah perjalanan, tantangan di lapangan, dan kebersamaan tim memiliki cerita tentang perjuangan, persaudaraan, serta komitmen menjaga lingkungan," ujar Bama.
Dari unsur Wanadri, Ketua Wanadri Perwakilan Jakarta (WPJ) Fery Irawan menilai Ekspedisi Cicatih Elpala menjadi contoh semangat keberanian dan perjuangan generasi muda dalam mewujudkan sebuah kegiatan petualangan.
"Untuk memulai hal baru itu butuh keberanian, dan untuk mewujudkannya butuh perjuangan. Ekspedisi ini adalah hal baru bagi siswa SMA, para anggota Elpala dengan semangat dan perjuangan melalui persiapan ekspedisi serta latihan-latihan akhirnya berhasil mewujudkannya. Hal ini bisa menjadi contoh bagi Sispala lainnya," kata Fery.
Ia menekankan, setiap ekspedisi harus tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kemampuan peserta.
BACA JUGA:Cerita tentang Gajah-Gajah Way Kambas dari Roy Genggam
"Ekspedisi penjelajahan haruslah dalam kerangka safety sehingga aman bagi mereka yang baru melakukan sesuai kemampuan. Harapannya, pelaku ekspedisi bisa terus mengembangkan kemampuan diri serta bermanfaat dalam ekspedisi maupun kehidupan mereka," ujarnya.
Tim inti ekspedisi diperkuat Muhammad Nabil, Galuh Parto Legawa, Tiffany Sheena, dan Muhamad Sabil. Mereka didukung tim lapangan Ahmad Farel, A. Wirara Jagatraya, Gibran Ramadhan, Muhammad Rasha Arda Pratama, Joko Purnomo Aji, dan Habibie Teguh Zaelani.
Operasional base camp dikendalikan Raihana Hayatunufus, Syahira Putria Adantie, dan Akmal Kurniawan yang memastikan kebutuhan logistik, komunikasi, serta koordinasi berjalan baik.
Sementara tim pendukung Rumah Elpala terdiri atas Wina Maria, Mohammad Farish, Surya Pagi Asa, Hendrata Yudha, Aletha, Milo Sebastian, Susan Indahwati, Hizkia Mandagie, Onaria Fransisca, dan Tomi Budiarto.
BACA JUGA:DRT SHOW Tanamkan Gen Konservasi demi Keberlanjutan Perairan Biru bagi Generasi Mendatang
Ekspedisi Cicatih Elpala akan berakhir pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Pelabuhan Ratu. Perjalanan ini menjadi simbol bahwa regenerasi organisasi pencinta alam tidak hanya dibangun melalui teori, tetapi melalui pengalaman nyata yang menanamkan nilai tanggung jawab, keberanian, kepemimpinan, solidaritas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui film dokumenter yang dihasilkan, Rumah Elpala berharap kisah perjalanan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai alam Indonesia sekaligus memahami pentingnya menjaga hutan dan sungai sebagai warisan kehidupan.