Jangan Dibuang! Ternyata Sisa Makanan Bisa Menyuburkan Tanaman Hias loh! Berikut Jenis-jenis Pupuk yang Terbuat Dari Sampah Dapur

 


Ampas Kopi dan Teh bisa dijadikan pupuk untuk taman hias||Blog Unik
WERADIO.CO.ID
- Pupuk menjadi salah satu komponen penting dalam merawat tanaman agar tumbuh subur dan sehat. Selama ini sebagian dari kamu mungkin hanya membeli pupuk kompos atau pupuk jadi yang sudah dijual di pasaran.

 

Terkait dengan pupuk, kamu tidak perlu harus selalu membelinya di toko tanaman ataupun toko online. Sebab, pupuk untuk tanaman di rumahmu bisa didapat dari berbagai jenis limbah yang mungkin kamu anggap sudah tidak diperlukan lagi.

 

Kamu mungkin tidak sadar telah membuang sisa dapur yang ternyata mengandung mineral dan komponen lain yang dapat membantu menyehatkan tanaman.

 

Namun ternyata selain itu, ada jenis-jenis pupuk organik yang bisa kamu buat sendiri dari sampah dapur. Apa saja jenis sampah itu?

 

1.Kulit pisang

 

Kaya akan potasium, kulit pisang disebut sebagai salah satu pupuk terbaik untuk tanaman. Yang perlu kamu lakukan adalah mengubur kulitnya di samping tanaman atau memotongnya menjadi potongan-potongan kecil.

Kemudian, tambahkan air dan biarkan kulitnya selama 24 jam. Kemudian, kamu bisa menggunakan air rendamannya yang akan menyuburkan tanaman.

 

2. Cangkang telur

 

Telur adalah salah satu bahan pokok yang kehadirannya menjadi kebutuhan konsumsi primer. Olahan makanan dengan telur memang yang paling praktis.

Eits, tapi tak hanya putih dan kuning telur saja yang bermanfaat, cangkangnya pun juga. Daripada hanya dibuang saja, kamu bisa memanfaatkan cangkang telur untuk menambah nutrisi bagi tanaman.

 

Caranya adalah keringkan cangkang telur tersebut selama kurang lebih 1 hingga 2 hari agar bau amisnya hilang. Kemudian, tumbuk hingga berubah menjadi bubuk dan campurkan ke dalam pupuk kompos tanaman.

Cangkang telur sendiri mengandung mineral, kalsium karbonat, magnesium, kalium, besi serta fosfor yang sangat baik untuk pertumbuhan sebuah tanaman.

 

2.Ampas kopi

 

Dikenal dapat mengubah pH tanah, membuatnya lebih asam, ampas kopi disukai untuk pertumbuhan tanaman seperti mawar dan tomat. Setelah digunakan untuk menyeduh, taburkan kopi ke dalam pot atau rendam dalam air, lalu tuangkan ke tanaman.

 

4. Ampas teh

 

Setelah dipakai untuk menyajikan teh, ampas teh baik itu celup atau yang disaring biasa dibuang karena dianggap tak lagi berguna.

 

Padahal ampas teh masih sangat berguna dan dapat diaplikasikan sebagai pupuk untuk penyubur tanaman.Ampas teh Ini mengandung karbon organik cuprum atau tembaga, magnesium dan kalsium.

 

Ampas teh yang diberikan pada tanaman juga dapat merangsang pertumbuhan akar, batang, dan daun.

Ampas teh juga dapat berfungsi sebagai antioksidan pada tanaman untuk mencegah berbagai penyakit akibat radikal bebas.

 

5. Air beras

 

Sebelum memasak beras menjadi nasi, tentu kamu harus mencucinya dulu dengan air agar beras bersih dari kotoran. Nah, air sisa cucian beras ini ternyata mengandung nitrogen, potasium, dan phosphorus yang baik untuk pertumbuhan tanaman.

Oleh karena itu, saat kamu mencuci beras, kumpulkan airnya. Masukkan ke dalam botol, lalu diamkan selama 3-7 hari agar air beras melalui proses fermentasi. Setelah itu, campur fermentasi air beras dengan air sebelum disiram ke tanaman.

 

Selain membantu pertumbuhan, air beras juga bisa membantu mengusir hama seperti ulat dan hewan lain yang menganggu tanaman.

 

jakshdkjashdkjashdkjasd
Tag Terkait:
Sumber: