Didesak Berlakukan Rem Darurat, Ahmad Riza Patria: Kewenangan itu Sekarang ada di Pusat, kan Sesuai Aturan!


Ahmad Riza Patria: Kewenangan Penanganan Covid-19 sekarang adanya di pusat||Pemprov DKI Jakarta

Trendingnews.Id -  Banyak pihak mempertanyakan kesigapan Pemprov DKI dalam penanganan covid-19 di Jakarta.

Salah satu yang dipertanyakan sekaligus didesak adalah terkait kebijakan penerapan menarik rem darurat seperti yang diberlakukan saat pandemi covid-19 mulai merebak tahun lalu.  

Maklum, kasus penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta belakangan ini semakin mengerikan dan seolah tidak terkendali.

Sejak awal Juni 2021, jumlah terkonfirmasi positif Covid -19 di Ibu Kota terus mengalami lonjakan cukup signifikan.

(BACA JUGA:Hari ini Habib Rizieq akan Jalani Sidang Pembacaan Vonis, Polisi Akan Lakukan Hal ini Jika Para Pendukung Datang Berkerumun)

Dari data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, sejak awal Juni 2021 kemarin, jumlah penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jakarta seminggu terakhir dari 11.500 kasus pada 6 Juni, melambung menjadi 17.400 kasus pada 13 Juni 2021 dan itu artinya, positivity rate juga mengalami lonjakan 17 persen.

Parahnya, Jakarta juga tercatat sebagai salah satu provinsi penyumbang kasus Covid-19 tertinggi, dengan penambahan sebanyak 2.376 kasus baru.

Namun ya itu, hingga hari ini, Jakarta masih belum juga menarik rem darurat padahal seluruh pihak mendesak Anies Baswedan menekan tombol darurat melihat jumlah penyebaran virus Covid-19 terus meroket dan tak terkendali.

Merespons hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun langsung memberikan penjelasan.

(BACA JUGA:Covid-19 di Indonesia Makin Melonjak, Rizal Ramli Sebut Presiden Jokowi dan Sri Mulyani Mismanagement: Masih Sibuk Proyek-Proyek)

Riza mengatakan bahwa kebijakan penanggulangan Covid-19 kini ditentukan oleh pemerintah pusat bukan Pemprov DKI.

Makanya, sampai hari ini pemerintah DKI belum juga menarik rem darurat meski kasus Covid-19 melonjak.

"Dulu kewenangannya ada di daerah. Sekarang kewenangan ada di pusat, kan sesuai dengan aturan ya," kata dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin 21 Juni 2021.

jakshdkjashdkjashdkjasd
Tag Terkait:
Sumber: