Tidak Mau Disalahkan, Benjamin Netanyahu Sebut Bukan Israel yang Memulai Konflik: Kami Diserang Hamas Duluan!


Benjamin Netanyahu Berikan Klarifikasi Soal Konflik dengan Hamas dan Palestina||Jerusalem Post

Trendingnews.id - Siapapun atau pihak manapun, tentu tidak akan pernah mau disalahkan ketika terjadi konflik atau peperangan. 

Terlebih jika konflik tersebut sudah menjadi perhatian, bahkan kecaman publik internasional yang dibilang brutal dan dituding sebagai biang kerusuhan. 

Hal tersebut pun seperti disampaikan pihak Israel, ketika mata dunia tertuju pada negara Yahudi tersebut, terkait konflik yang telah terjadi selama 11 hari. 

Baru-baru ini, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyebut bahwa konflik hingga menimbulkan peperangan di jalur Gaza tersebut, bukanlah mereka yang memulai.

(BACA JUGA:Hasmi Bakhtiar Belum Yakin Tensi Konflik Israel dan Palestina Akan Turun atau Kembali, Begini Alasannya!)

Sebaliknya, Benjamin menyebut kalau Israel menjadi korban, justru dari pihak Hamas lah yang memulai lebih dulu dengan serangan roketnya itu. 

Seperti disampaikan Benjamin lewat akun Twitternya @IsraeliPM dalam pembelaannya ia menyebut kalau Israel diserang 4.000 roket oleh Hamas Palestina. 

“Israel tidak memulai konflik ini. Kami diserang secara tidak beralasan oleh organisasi teroris Hamas yang menembakkan 4.000 roket ke ibu kota kami dan ke kota-kota kami,” ujar Benjamin. 

Merasa diserang begitu, tentu pihaknya pun tidak tinggal diam. "Tidak ada satupun negara ketika tengah diserang secara brutal namun tetap berdiam diri," lanjut Benjamin.

(BACA JUGA:Jawab Isu Puan dan Ganjar Bersaing, Ferdinand: Jangan Jadikan Masalah, Apalagi Sampai Membenturkan Keduanya!)

Intinya, kalau pun Israel melakukan penyerangan, itu merupakan balasan.  “Tapi kami melakukan sesuatu yang berbeda. Kami memerangi teroris yang bersembunyi di antara warga sipil di salah satu tempat terpadat di dunia,” cetusnya.

Tag Terkait:
Sumber: