Resmi Ditutup, DRT SHOW 2026 Perkuat Masa Depan Olahraga Selam Indonesia

Minggu 19-04-2026,18:14 WIB
Reporter : Rio Winto
Editor : Rio Winto

JAKARTA, Weradio.co.id - Pameran olahraga selam terbesar di Asia Pasifik, Diving, Resort, and Travel (DRT) SHOW, yang dimulai sejak Jumat, 17 April 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Hall 10, secara resmi berakhir Minggu, 19 April 2026.

Begitu banyak harapan positif yang muncul dari berbagai peserta DRT SHOW, mulai dari Non-Governmental Organization (NGO) bidang ekosistem dunia bawah laut hingga industri olahraga selam terhadap wisata bahari Indonesia.

Contohnya, Sustainable Oceanic Research, Conservation, and Education (SORCE), yang merupakan sebuah sekolah lapangan yang berfokus pada penelitian, konservasi, dan edukasi kelautan berkelanjutan.

"Kami merupakan organisasi konservasi laut nirlaba yang mengawali langkah dan dedikasi kami di Indonesia, tepatnya di kawasan Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle)," kata Raja Aditya Siagian, Principe Marine Scientist SORCE di sela penutupan DRT SHOW, Minggu, 19 April 2026.

Fokus utama SORCE yang memiliki homebase di Desa Batu Putih, Sekotong, Lombok Barat, itu, kata Raja, adalah memastikan masa depan yang cerah bagi ekosistem laut beserta seluruh biota di dalamnya melalui dua pilar utama.

"Pertama, aksi ilmiah, yaitu menjalankan penelitian berbasis data untuk pelestarian lingkungan. Kedua, pelibatan publik. SORCE mengajak masyarakat lokal untuk aktif berkontribusi dalam menjaga laut,, yaitu konservasi mangrove dan terumbu karang," kata Raja.


Raja Aditya Siagian, Principe Marine Scientist SORCE didampingi Directo SORCE Isobel K Rigby (kanan) dan pengurus SORCE Coral Homber (kiri) di sela penutupan DRT SHOW, Minggu, 19 April 2026.-Weradio.co.id-Rio Winto

Kepedulian yang sama terhadap dunia bawah laut juga terucap langsung dari industri olahraga selam. 

Lonjakan Signifikan

Industri olahraga selam di Indonesia diprediksi mengalami lonjakan signifikan pada 6 hingga 7 tahun ke depan. 

Menanggapi potensi tersebut, Jukung Dive, operator selam yang berbasis di Bali, secara aktif memperkuat jejaring dan strategi pemasaran melalui DRT Show 2026.

Marketing ManagerJukung Dive, Jessica Sergeant, mengungkapkan, bahwa partisipasi mereka dalam pameran ini bertujuan untuk menjangkau pasar domestik yang kian mempererat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan di industri olahraga selam.

"Kami melihat pasar lokal Indonesia akan tumbuh masif dalam beberapa tahun ke depan. Kehadiran kami di sini adalah langkah awal untuk menanamkan pengaruh dan terus berkembang bersama pasar tersebut," ujar Jessica yang berasal dari Inggris di sela kegiatan DRT SHOW.

Tak hanya membahas bisnis olahraga selam, Jukung Dive juga memiliki kepedulian terhadap masalah lingkungan.

"Jukung Dive belajar banyak dari berbagai NGO mengenai restorasi terumbu karang. Hal ini menjadi tren besar, terutama bagi wisatawan dari Eropa, Australia, dan Amerika Serikat. Kami berencana mengintegrasikan program konservasi ini ke dalam layanan Jukung Dive di Nusa Penida, Bali," tutur Jessica.

Kategori :

Terkini