Resmi Ditutup, DRT SHOW 2026 Perkuat Masa Depan Olahraga Selam Indonesia

Minggu 19-04-2026,18:14 WIB
Reporter : Rio Winto
Editor : Rio Winto

Melalui keikutsertaan ini, Jukung Dive berharap tidak hanya meningkatkan popularitas merek di industri olahraga selam, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem wisata bahari berkelanjutan di Indonesia.

Hal senada diungkapkan oleh Anaïs Jacob, Marketing Manager Dive Lodge Tompotika.

Tompotika adalah kawasan di Semenanjung Balantak, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, yang terkenal dengan Gunung Tompotika (1.530 mdpl), keanekaragaman hayati, dan upaya konservasi laut. 

Kawasan ini mencakup landmark alam, titik penyelaman (Dive Lodge Tompotika), serta pusat perlindungan alam oleh Aliansi Konservasi Tompotika. 

Anais memberikan testimoni positif mengenai ekosistem laut Indonesia. Menurut dia, Indonesia merupakan destinasi selam kelas dunia yang sulit ditandingi.

"Untuk urusan menyelam, Indonesia adalah situs kelas dunia. Yang terbaik. Keindahan terumbu karangnya, keberagaman biota makro, hingga topografi bawah lautnya sangat luar biasa. Dunia bawah laut Indonesia perlu dijaga secara berkelanjutan demi kepentingan lingkungan," tambah Anais dengan antusias.

Komitmen Kemenpar

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan wisata bahari, khususnya sektor selam (diving), melalui DRT SHOW Indonesia 2026.

Selam merupakan salah satu pilar utama pemasaran pariwisata Indonesia. Hal ini sejalan dengan program strategis pemerintah untuk meningkatkan skala pariwisata nasional melalui sektor wellness, gastronomi, wastra, dan bahari. 

Demikian diungkapkan Asisten Deputi Mancanegara 1 Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata, Dedi Ahmad Kurnia di sela pembukaan DRT SHOW di Hall 10, ICE BSD City, Sabtu, 18 April 2026.

Dedi menyatakan, diving merupakan subsektor wisata bahari yang memiliki pertumbuhan paling cepat. 

Indonesia sendiri memegang posisi strategis sebagai bagian dari segitiga terumbu karang dunia (Golden Triangle) bersama Filipina dan wilayah Pasifik.

Melalui DRT SHOW, Dedi menjelaskan, dukungan pemerintah saat ini difokuskan pada upaya memperbesar pasar selam di kancah internasional. 

Kehadiran operator selam mancanegara yang menjual paket wisata Indonesia menjadi bukti betapa besarnya potensi dunia bawah laut nusantara.

"Kegiatan seperti ini tentu saja kita dukung untuk membesarkan pasar dulu. Kami sering mengikuti kegiatan promosi di luar negeri, dan banyak sekali agen perjalanan atau operator selam internasional yang menjual destinasi Indonesia," ujar Dedi.


Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa (kiri), Reny dari Sudamala Group (kanan) sedang berdiskusi dengan pendiri sekaligus CEO LX Development Group, Jason Chong (tengah) di sela acara pembukaan -Weradio.co.id-Rio Winto

Kategori :

Terkini