Uang Terancam Amblas Tergerus Inflasi? Ini Bocoran Strategi Lipat Gandakan Aset di Era Digital

Rabu 08-07-2026,15:34 WIB
Reporter : Rio Winto
Editor : Rio Winto

​JAKARTA, Weradio.co.id - Di tengah pesatnya arus transformasi ekonomi digital, menyimpan uang secara konvensional di bawah bantal atau sekadar di tabungan biasa kini dinilai tidak lagi cukup untuk mengamankan masa depan finansial.

"Ancaman inflasi yang terus mengintai secara perlahan menggerogoti daya beli masyarakat dari tahun ke tahun," ujar B Hari Mantoro, Komisaris PT Aldiracita Sekuritas Indonesia sekaligus Asesor Profesi Pasar Modal di sela Diskusi Literasi Keuangan Mahasiswa yang bertajuk Menangkap Peluang Investasi Saham, Kripto, dan Komoditas di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.

​Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) selama satu dekade terakhir (2016–2025), rata-rata inflasi Indonesia bertahan di angka 2,8 persen, dengan lonjakan tertinggi mencapai 4,21 persen pada 2022. Dampak nyata dari penurunan nilai mata uang ini sangat terasa pada harga barang pokok dan tersier di sekitar kita.

​Sebagai contoh konkret, pada 1991, sebuah mobil Toyota Kijang Super Chassis dapat dibawa pulang dengan harga Rp 24,5 juta saja.

BACA JUGA:Dulu Cuma Pelaut, Pria Ini Nekat 'Bakar Jembatan' hingga Sukses Kelola Aset Rp 256 T lewat Jurus Super Kluster

Namun, 34 tahun kemudian, tepatnya pada 2026 ini, harga tipe penerusnya, Innova Zenix, telah melambung hingga Rp 438 juta, mengalami kenaikan fantastis sebesar 17,8 kali lipat.

​"​Untuk mempertahankan daya beli, masyarakat diimbau untuk segera beralih dari budaya menabung (saving) ke budaya berinvestasi (investing)," jelas Hari.

Komoditas pelindung nilai (safe haven) seperti emas telah membuktikan performanya yang luar biasa.

Pada 2000, harga emas per gram hanya berada di kisaran Rp 72.000. Kini, pada 2026, harga logam mulia tersebut telah menyentuh angka Rp 2.520.000 per gram, atau meroket sebesar 35 kali lipat dalam kurun waktu 25 tahun.

BACA JUGA:Keluar dari Pengaruh Sang Ayah, James Murdoch Borong New York Magazine Senilai Rp 4,7 Triliun

"​Selain emas, pasar modal menyajikan ladang pertumbuhan aset yang jauh lebih agresif melalui kepemilikan saham perusahaan publik secara legal," kata Hari.

Investasi pada emiten berfundamental kuat terbukti mampu menghasilkan imbal hasil (return) ribuan persen dalam jangka panjang.

​Sebagai contoh, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang melantai (Initial Public Offering/IPO) pada Mei 2000 dengan harga perdana Rp 1.400 per saham.

Melalui serangkaian aksi korporasi pemecahan saham (stock split) pada 2001 (rasio 1:2) dan tahun 2021 (rasio 1:5), nilai investasi awal sebesar Rp 1,4 juta (untuk 10 lot) kini telah berkembang biak menjadi Rp 57,25 juta per 30 Juni 2026.

BACA JUGA:Cari Cuan Baru, Miliarder Thailand Nekat Lepas Aset Properti Eropa Senilai Rp 5,5 Triliun

"Angka tersebut mencerminkan keuntungan modal (capital gain) sebesar 3.989 persen, belum termasuk dividen tunai yang rutin dibagikan setiap tahun," tutur Hari.

Kategori :
https://www.weradio.co.id/" title="Dulu Cuma Pelaut, Pria Ini Nekat Bakar Jembatan hingga Sukses Kelola Aset Rp 256 T lewat Jurus Super Kluster"> Dulu Cuma Pelaut, Pria Ini Nekat 'Bakar Jembatan' hingga Sukses Kelola Aset Rp 256 T lewat Jurus Super Kluster

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Dulu Cuma Pelaut, Pria Ini Nekat Bakar Jembatan hingga Sukses Kelola Aset Rp 256 T lewat Jurus Super Kluster" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Lionel Scaloni Menangis Bersama Lionel Messi saat Dirinya Diliputi Emosi, Pelatih Mesir Salahkan Wasit"> Lionel Scaloni Menangis Bersama Lionel Messi saat Dirinya Diliputi Emosi, Pelatih Mesir Salahkan Wasit

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Lionel Scaloni Menangis Bersama Lionel Messi saat Dirinya Diliputi Emosi, Pelatih Mesir Salahkan Wasit" style="color:#333">
https://www.weradio.co.id/" title="Uang Terancam Amblas Tergerus Inflasi? Ini Bocoran Strategi Lipat Gandakan Aset di Era Digital"> Uang Terancam Amblas Tergerus Inflasi? Ini Bocoran Strategi Lipat Gandakan Aset di Era Digital

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Uang Terancam Amblas Tergerus Inflasi? Ini Bocoran Strategi Lipat Gandakan Aset di Era Digital" style="color:#333">

Terkini