Ia menjelaskan, proses pembangunan dimulai dari terbitnya izin Kepala Staf Angkatan Udara pada Agustus 2023, kemudian dilanjutkan dengan rekomendasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kementerian Agama Kota Bekasi, persetujuan pemanfaatan aset, izin Wali Kota Bekasi, hingga Surat Keputusan pembangunan gereja yang terbit pada 6 Juli 2026.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, Suparman, menegaskan rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat berdoa, tetapi juga menjadi pusat pendidikan karakter, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
"Gereja harus menjadi rumah yang terbuka, menghadirkan kasih, harapan, dan pelayanan bagi semua tanpa membedakan latar belakang. Rumah ibadah juga harus menjadi sumber inspirasi dalam merawat persatuan, memperkuat moderasi beragama, serta membangun kehidupan yang damai dan harmonis," ujarnya.
BACA JUGA:Peristiwa Bersejarah, Indonesia Tampil Perdana di Pameran 100 Gua Natal di Vatikan
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menjamin kebebasan seluruh warga untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
Menurutnya, toleransi dan kerukunan merupakan modal penting bagi terciptanya keamanan, investasi, serta kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap Gereja TNI - Polri Santo Ignatius Jatisari nantinya tidak hanya menjadi rumah ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, pendidikan karakter, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk.
BACA JUGA:Bahasa Indonesia Resmi Jadi Bahasa Ke-57 di Media Resmi Vatikan
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pengurus Ordinariat Castrensis Indonesia (OCI), di antaranya Irjen Pol (Purn.) Herry Dahana, Marsda TNI (Purn.) Joko Takarianto, Kombes Pol V. Thirdy Hadmiarso, S.I.K., M.A.P., dan Kolonel Inf Norbertus Warikun, S.Ag., M.Si.
Pembangunan Gereja TNI - Polri Santo Ignatius Jatisari diharapkan menjadi rumah rohani bagi umat Katolik TNI, Polri, dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi simbol semangat persatuan, toleransi, pelayanan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara melalui nilai-nilai iman Kristiani