Meskipun tidak pernah ada kewajiban hukum untuk memiliki sertifikat semacam itu, kantor kesehatan masyarakat Swiss mengonfirmasi bahwa sertifikat tersebut diperlukan untuk mengakses berbagai kegiatan, tempat, dan perjalanan. Hal itu berarti partisipasi dibatasi bagi siapa saja yang tidak memilikinya.
Kebijakan tersebut diberlakukan di Swiss hingga musim semi tahun 2022. Sertifikat Covid-19 tetap diterbitkan setelah masa itu, terutama untuk memungkinkan penduduk memenuhi persyaratan masuk negara lain saat bepergian.
Kepolisian Swiss pernah menggerebek klinik dokter tersebut pada tahun 2023 dan menyita barang bukti sebagai bagian dari penyelidikan yang melibatkan sejumlah orang yang diduga sudah memperoleh sertifikat virus corona.
Menurut laporan di negara asalnya, penyelidikan tersebut berfokus pada apakah Xhaka mendapatkan sertifikat yang menyatakan dia sudah divaksinasi, padahal kenyataannya gelandang berusia 33 tahun ini tidak pernah menerima vaksin.
Kantor kejaksaan sudah mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang berlangsung. Mereka menambahkan bahwa penyelidikan ini bertujuan untuk menentukan apakah ada tindakan yang termasuk dalam pelanggaran pidana, baik melalui perolehan bukti resmi yang tidak benar maupun pemalsuan dokumen terkait sertifikat virus corona.
Xhaka diperkirakan akan menghadap pihak kejaksaan bulan depan untuk memberikan keterangan terkait kasus ini.
Xhaka sempat absen dalam tiga pertandingan Timnas Swiss pada September 2021 karena dinyatakan positif terkena virus corona.
Pemalsuan dokumen di Swiss dapat dikenai hukuman berat, berupa denda besar atau hukuman penjara hingga lima tahun.
Menyusul pengakuannya, Xhaka tidak akan bergabung dengan rekan-rekan setimnya di tim nasional pekan ini.
Keputusan ini diambil bersama dalam pertemuan antara pemain senior tersebut dan manajemen Asosiasi Sepak Bola Swiss (SFV).
Presiden SFV, Peter Knabel, mengatakan, "Granit Xhaka memberi tahu kami tentang situasi ini tadi malam dan menyatakan bahwa dia akan menanggapinya secara terbuka serta bertanggung jawab."
"Kami menyambut baik langkah Granit untuk menghadapi konsekuensi tersebut," lanjutnya.
"Pada saat yang sama, kami sepakat bahwa demi kepentingan terbaik tim, pemusatan latihan ini akan diselesaikan tanpa kehadirannya.m," tukas Knabel. "Prioritas kami saat ini adalah menenangkan situasi dan fokus sepenuhnya pada tim serta tantangan mendatang di UEFA Nations League."