Investor Pasar Modal di Jawa Barat Tunjukkan Tren Positif, Didominasi Kaum Muda
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan KPEI menggelar acara sosialisasi dan edukasi pasar modal.-Weradio/Achmad Yani-
BACA JUGA:Dirjen Bina Bangda Kemendagri Hadiri FGD Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Daerah Tapanuli Utara
Sementara itu, Kepala Unit Pengembangan Pasar PT KPEI, Doni Irawan, menjelaskan keberadaan lembaga ini, selain untuk membangun kepercayaan publik, juga sangat perlu memberikan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya investasi.
"Investasi itu ya akan ada manfaatnya gitu. Bukan dalam jangka pendek, bisa jadi nanti jangka panjang. Karena tujuan investasi adalah kita bisa mendapatkan manfaat dari returnnya," kata Doni.
Dikatakan Doni, pasar modal adalah tempat mempertemukan antara pelaku usaha di satu sisi, investor gitu. Jadi pelaku usaha ya pebisnis-pebisnis ini kan dia butuh modal.
"Awalnya kalau kita bikin modal tambah bikin usaha kan mungkin dari tabungan sendiri. Ingin berkembang mungkin dia pinjam dari keluarganya, atau bank," ujarnya.
Tapi, jika misal dari pinjaman itu ternyata tidak cukup maka perusahaan ini akan listing di bursa dengan mencatatkan sahamnya. Mereka membuka kesempatan masyarakat umum yang ingin duitnya berkembang ya belilah saham di IPO (Initial Public Offering). "Tujuannya sama perusahaan butuh duit dari masyarakat supaya dia bisa bangun cabang baru, membeli mesin baru dan lain-lain."