Begini Cara Smartin dan Dupoin Serukan Mitigasi Risiko Berinvestasi

Begini Cara Smartin dan Dupoin Serukan Mitigasi Risiko Berinvestasi

Direktur Utama PT Smartin Advisor Sistem (Smartin) Odang Supriatna (tengah) dalam workshop jurnalis bertema Pemanfaatan Teknologi dalam Mitigasi dan Menangkap Peluang Investasi di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026. Selain Odang, hadir pula sejumlah pembicara-Weradio.co.id-Rio Winto

JAKARTA, Weradio.co.id - Mitigasi risiko dalam berinvestasi sangat dibutuhkan. Langkah ini dinilai penting agar para investor tak terlena semata menghitung peluang mendulang cuan.

Saat ini, terdapat beragam jurus memangkas risiko dalam berinvestasi, termasuk saat berdagang (trading) komoditas di Bursa Berjangka.

Salah satunya, memanfaatkan teknologi yang dalam era digital saat ini berkembang amat pesat.

“Penggunaan teknologi digital membuat keputusan transaksi menjadi terukur, berdasarkan mitigasi risiko sesuai profil investor,” ujar Direktur Utama PT Smartin Advisor Sistem (Smartin) Odang Supriatna dalam workshop jurnalis bertema Pemanfaatan Teknologi dalam Mitigasi dan Menangkap Peluang Investasi di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.

BACA JUGA:Uang Terancam Amblas Tergerus Inflasi? Ini Bocoran Strategi Lipat Gandakan Aset di Era Digital

Workshop yang digelar Smartin itu diikuti 20 jurnalis dari media berpengaruh di Indonesia. Kegiatan ini bergulir sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak, salah satunya, PT Dupoin Futures Indonesia (Dupoin).

"Kami menyambut baik kolaborasi dengan PT Smartin Advisor Sistem dalam Workshop Jurnalis 2026. Sinergi antara pelaku industri, penyedia teknologi, dan media menjadi langkah penting untuk meningkatkan literasi keuangan digital sekaligus memerkuat pemahaman masyarakat mengenai investasi yang aman dan bertanggung jawab," ujar Taufan, Direktur Marketing PT Dupoin Futures Indonesia.

Dia menegaskan, mitigasi risiko merupakan aspek mendasar dalam setiap keputusan investasi.

“Selain memahami potensi keuntungan, investor juga perlu memahami risiko agar dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dan sesuai dengan profil risikonya," tutur Taufan.

BACA JUGA:Dulu Cuma Pelaut, Pria Ini Nekat 'Bakar Jembatan' hingga Sukses Kelola Aset Rp 256 T lewat Jurus Super Kluster

Selain menyuarakan pentingnya menyiapkan mitigasi risiko, workshop kali ini juga menekankan pentingnya literasi keuangan di kalangan pekerja media.

Kehadiran Smartin, jelas Odang, adalah memberikan jasa edukasi, informasi, dan rekomendasi sesuai ketentuan berlaku.

“Smartin juga membantu klien mengambil keputusan investasi terukur berdasarkan mitigasi risiko serta melakukan transaksi dengan aman, terkelola, dan kontrol terhadap risiko,” papar Odang.

Odang menjelaskan, Smartin adalah perusahaan penasihat berjangka resmi di bawah izin dan pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan mendapat persetujuan dari Bank Indonesia (BI). Smartin juga telah mengembangkan lisensi pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi berupa expert advisor (EA).

BACA JUGA:Investasi Sejak Usia Muda Percepat Kebebasan Finansial, Ayo Lawan Ancaman Inflasi