Erling Haaland Cetak Gol Bersejarah, Manchester City Pangkas Jarak Jadi Tiga Poin dengan Arsenal
Erling Haaland (9) mencetak satu gol dalam kemenangan 3-0 Manchester City atas Fulham di Liga Inggris, Rabu, 11 Februari 2026. City sekarang hanya tiga poin di belakang pimpinan Liga Inggris Arsenal. --Dok thesun.co.uk
BACA JUGA:SBY Gelar Tribute to Koes Plus di Kota Kelahirannya, Pacitan
Semenyo melihat Nico O’Reilly yang melakukan overlap dan umpannya tepat sasaran, memungkinkan pemain Inggris itu untuk melambungkan bola melewati Leno dan masuk ke sudut atas gawang.
Dan sembilan menit kemudian, pertandingan berakhir ketika Rayan Ait Nouri menemukan ruang di sisi kiri dan memberikan umpan kepada Foden.
Foden mengoper bola kepada Haaland yang masih harus berjuang, tetapi berhasil menciptakan peluang untuk dirinya sendiri sebelum melepaskan tembakan rendah melewati Leno.
Guardiola mengakui pada hari Selasa bahwa dia sudah memberi tahu Haaland untuk tidak terlalu menekan dirinya sendiri, karena hal tersebut pasti sudah meringankan beban di pundaknya.
BACA JUGA:Dari HPN ke Pesantren, Pokja PWI Jaktim Jalin Silaturahmi di Lebak Banten
Jarak poin antara Manchester City dan peringkat pertama Arsenal sekarang hanya tinggal tiga poin. Namun, Guardiola mengatakan City tidak boleh terganggu oleh pembicaraan tentang persaingan perebutan gelar Liga Inggris yang terus berubah.
“Saya mengerti betapa menyenangkannya, sembilan poin, tiga poin, hal-hal seperti itu,” kata Pep seperti dikutip Weradio.co.id dari manchestereveningnews.com..
“Itu tidak apa-apa, tetapi itu tidak membuat kami memenangi gelar atau mencapai tahap akhir untuk menang atau mendekati perebutan gelar," lanjutnya.
Dia menambahkan, “Setiap kali dalam sebulan terakhir dan beberapa pekan terakhir ketika saya melakukan wawancara singkat sebelum pertandingan, selalu jika Anda kalah, Anda kehilangan segalanya dan Anda akan menghilang dari Planet Bumi dan hal-hal semacam itu."
“Yang saya katakan adalah apa yang harus kami lakukan untuk mengalahkan Fulham, apa yang harus kami lakukan untuk menjadi lebih baik dan lebih dekat untuk memenangi babak pertama di Anfield dan bukan babak kedua," tutup Guardiola.