SUCI Musim 12 Bangkit, Bukti Konsistensi Kompas TV Menjaga Ekosistem Stand Up Comedy

SUCI Musim 12 Bangkit, Bukti Konsistensi Kompas TV Menjaga Ekosistem Stand Up Comedy

Program pencarian bakat komika Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) musim Ke-12 kembali hadir di Kompas TV. -Weradio.co.id-Ayub Mauliate Sihombing

Indro Warkop Kembali Jadi Juri

Salah satu hal spesial pada SUCI musim Ke-12 adalah kembalinya Indro Warkop sebagai juri. Kehadiran legenda komedi Indonesia tersebut memberi warna tersendiri, sekaligus menjadi daya tarik bagi penonton.

BACA JUGA:Imigrasi DKI Jakarta Apresiasi HPN ke-80, Tekankan Pentingnya Verifikasi dan Etika Jurnalistik

Indro mengaku senang kembali dipercaya duduk di kursi penilaian. Ia bahkan kembali mengangkat tagline khasnya, kompor gas, yang identik dengan gaya kritiknya yang tajam namun membangun.

“Saya juga terima kasih masih bisa dipercaya kompor gas-nya. Walaupun sekarang gas sudah digantikan listrik sebetulnya. Tapi tetap panasnya, tetap panasan gas,” ujarnya dengan nada humor.

Kehadiran Indro diharapkan tidak hanya memberi hiburan, tetapi juga pembelajaran teknis dan etika komedi bagi peserta. Dengan pengalaman panjang di dunia hiburan, ia dipandang mampu memberi perspektif historis sekaligus standar kualitas yang tinggi.

Preshow Masih Berlangsung

Saat ini, SUCI 12 masih berada dalam tahap preshow. Dari 27 peserta yang telah lolos audisi kota, mereka akan kembali disaring untuk menentukan siapa saja yang berhak tampil di panggung utama secara langsung.

BACA JUGA:Dugaan Pelanggaran Berat, Oknum Nur Khalal Dipecat Tidak Hormat

Hingga kini, pihak penyelenggara belum mengumumkan jumlah finalis yang akan melaju ke babak live show. Proses kurasi disebut masih berlangsung dengan mempertimbangkan konsistensi materi, karakter panggung, hingga kesiapan mental peserta menghadapi kompetisi nasional.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi, dukungan manajemen, serta kehadiran juri berpengalaman, SUCI musim Ke-12 diharapkan mampu kembali melahirkan komika-komika baru yang tidak hanya lucu, tetapi juga memiliki identitas kuat dan relevan dengan dinamika sosial Indonesia.

Konsistensi Kompas TV mempertahankan SUCI di tengah perubahan lanskap media menjadi sinyal komedi tunggal masih memiliki ruang strategis sebagai medium kritik sosial sekaligus hiburan yang cerdas dan segar bagi masyarakat.