Real Madrid Konfirmasi Fede Valverde Alami 'Cedera Otak Traumatis' setelah Pertengkarannya dengan Tchouameni

Real Madrid Konfirmasi Fede Valverde Alami 'Cedera Otak Traumatis' setelah Pertengkarannya dengan Tchouameni

Real Madrid sudah melakukan penyelidikan internal terhadap kedua gelandang mereka, Federico Valverde (kanan) dan Aurelien Tchouameni (kiri), setelah pertengkaran mengejutkan mereka di tempat latihan. Dok thesun co.uk--Dok thesun co.uk

BACA JUGA:HUT Ke-75 Persaja, PWI Kejari Jaktim Dorong Sinergi Bidang Hukum dan Insan Pers

Namun, Valverde kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bahwa cerita tersebut sudah "dibesar-besarkan". Pesepak bola berusia 27 tahun tersebut juga membantah bahwa Tchouameni pernah memukulnya.

Valverde mengatakan dalam pernyataannya, “Kemarin saya mengalami insiden dengan rekan satu tim selama sesi latihan. Kelelahan akibat kompetisi dan frustrasi membuat semuanya tampak dibesar-besarkan."

“Di ruang ganti yang normal, hal-hal seperti ini bisa terjadi dan biasanya diselesaikan secara internal tanpa menjadi pengetahuan publik."

“Jelas, seseorang di sini menyebarkan rumor, dan dengan musim tanpa gelar, di mana Real Madrid selalu berada di bawah pengawasan, semuanya menjadi dibesar-besarkan."

BACA JUGA:Manchester United Persembahkan Kemenangan untuk Alex Ferguson, Pelatih Liverpool Marah di Depan Wartawan

“Hari ini kami memiliki perselisihan lain. Selama pertengkaran, saya secara tidak sengaja memukul meja, menyebabkan luka kecil di dahi saya yang membutuhkan kunjungan rutin ke rumah sakit."

“Tidak sekali pun rekan satu tim saya memukul saya, dan saya juga tidak memukulnya, meskipun saya mengerti lebih mudah bagi Anda untuk percaya bahwa kami berkelahi atau itu disengaja, tetapi itu tidak terjadi."

“Saya minta maaf. Saya benar-benar minta maaf, karena situasi ini menyakiti saya, momen yang kami lalui ini menyakitkan. Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya, dan saya tidak bisa acuh tak acuh terhadapnya. Terima kasih.”

Hal ini terjadi setelah laporan lebih lanjut mengatakan mantan bek Chelsea Antonio Ruediger menampar bek sayap Alvaro Carreras dalam pertengkaran terpisah.

BACA JUGA:Maut di Tengah Samudra, Wabah Misterius Hantavirus Serang Kapal Pesiar, 3 Orang Tewas

Namun, pemain internasional senior Jerman itu diyakini sudah meminta maaf dan berdamai.

Pertengkaran hebat ini adalah episode terbaru dalam musim Madrid yang penuh gejolak yang sudah menyaksikan ketidakharmonisan dalam skuad, pergantian pekatih, hasil yang buruk, dan krisis cedera.

Pelatih Xabi Alonso dipecat pada bulan Januari dan penggantinya, Alvaro Arbeloa, belum mampu membalikkan keadaan.

Real Madrid diperkirakan akan mengalami musim kedua berturut-turut tanpa trofi setelah tertinggal 11 poin dari rival Barcelona di puncak La Liga. Di pentas Eropa, mereka juga sudah tersingkir dari Liga Champions.