Rekam Jejak Majapahit di Tegalsari, Tim Sirnah Gali Temui Juru Kunci Pesarean Yudo Kardono

Rekam Jejak Majapahit di Tegalsari, Tim Sirnah Gali Temui Juru Kunci Pesarean Yudo Kardono

Pesarean Eyang Yudo Kardono -Weradio.co.id-IST Google

BACA JUGA:Budaya Betawi Bergema di Sunter Jaya, Ribuan Warga Padati Gebyar Budaya Jilid 2

Melalui wawancara langsung dengan juru kunci, rombongan berupaya menghimpun cerita yang masih dipelihara masyarakat sekaligus mengenal lebih jauh sejarah lokal Surabaya.

Meski demikian, kisah mengenai perjalanan hidup dan perjuangan Eyang Yudo Kardono perlu dipahami dengan membedakan tradisi lisan dari fakta sejarah yang telah terverifikasi melalui sumber tertulis.

Silsilah Keluarga 

Selain menggali sejarah perjuangan, Tim Napak Tilas Sirnah Gali turut menelusuri cerita mengenai silsilah keluarga Eyang Yudo Kardono.

Dalam keterangan yang berkembang di lingkungan pesarean, Eyang Wahyu disebut sebagai ayah Eyang Yudo Kardono. Sementara itu, informasi cagar budaya Pemerintah Kota Surabaya menyebutkan bahwa Kudo Kardono dipercaya memiliki hubungan kekerabatan sebagai saudara sepupu Mahapatih Gajah Mada.

Pemberitaan terdahulu mengenai pesarean tersebut juga menyebutkan bahwa Eyang Yudo Kardono dimakamkan bersama istri dan tiga anaknya.

Salah satu nama anak perempuan yang pernah disebut dalam keterangan juru kunci adalah Pandan Wangi.

BACA JUGA:Ini Daftar Nama Jalan dan Zona yang Diganti Anies dengan Tokoh Betawi di DKI Jakarta

Informasi tersebut menjadi bahan penelusuran lebih lanjut bagi rombongan. Pencatatan silsilah dinilai penting untuk membantu masyarakat mengenali cerita keluarga tokoh yang dikaitkan dengan sejarah Majapahit.

Namun, nama lengkap istri, seluruh anak, serta urutan keturunan masih perlu dipastikan melalui keterangan lanjutan dari juru kunci atau dokumen pendukung.

Dengan demikian, informasi mengenai silsilah dapat disampaikan secara lebih akurat dan tidak bercampur dengan dugaan yang belum terverifikasi.

Aktivitas Peziarah

Dalam wawancara tersebut, Sumali juga menceritakan aktivitas pengunjung yang datang ke pesarean.

BACA JUGA:Ratusan Pesilat Betawi Bertarung untuk Piala Gubernur DKI