Ini Alasan Bima Maulana Taufik, Pelajar 16 Tahun Serius Menekuni Cyber Security
Bima Maulana Taufik, pelajar berusia 16 tahun asal Jakarta Selatan, perlahan mengembangkan ketertarikannya pada bidang cyber security. Berbagai penghargaan telah diraih Bima.-Weradio.co.id-Ayub Mauliate Sihombing
Jika sudah terlalu buntu, dia memilih berhenti sejenak dan kembali melihat persoalan tersebut dari sudut pandang berbeda.
Bagi Bima, kegagalan bukan alasan untuk berhenti. “Kalau gagal atau mentok, gue lebih nganggep itu sebagai bahan belajar daripada alasan buat berhenti,” katanya.
Mendapat Apresiasi NASA
Salah satu pencapaian yang paling berkesan bagi Bima adalah ketika ia memperoleh Letter of Recognition (LoR) dari NASA setelah melaporkan sebuah temuan melalui proses responsible disclosure.
Bima mengatakan, dirinya tidak pernah membayangkan akan mendapatkan apresiasi tersebut. Ia mengaku memulai semuanya dari rasa penasaran dan proses belajar secara mandiri.
BACA JUGA:Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Rp 11,2 Miliar, Jutaan Rokok Ikut Dimusnahkan
Sebelum melaporkan temuannya, Bima mengatakan ia terlebih dahulu mempelajari dan memastikan temuan tersebut. Setelah laporan dikirim dan diproses, ia kemudian mendapatkan Letter of Recognition sebagai bentuk apresiasi.
Bagi Bima, nilai pengalaman tersebut bukan hanya karena apresiasi datang dari NASA, tetapi karena hal itu menjadi bukti pribadi bahwa proses belajar yang selama ini dijalaninya mulai menghasilkan sesuatu.
Selain pengalaman tersebut, Bima juga mengikuti sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan bug hunting di berbagai instansi serta program CSIRT di beberapa instansi dan universitas.
Bima sendiri mengatakan bahwa hingga saat ini ia belum pernah mengikuti perlombaan atau kompetisi.
BACA JUGA:Pabrik Pita Cukai Ilegal di Jateng Digulung, Bea Cukai Sita Mesin dan Jutaan Barang Bukti
Dia lebih banyak mengembangkan kemampuan melalui pembelajaran mandiri dan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan bidang keamanan siber.
Kemampuan dan Tanggung Jawab
Bagi Bima, mempelajari cyber security bukan semata-mata tentang menemukan celah keamanan.
Ia ingin memahami keamanan sistem secara lebih luas, termasuk web security. Jika menemukan celah keamanan, dia berharap dapat melaporkannya melalui mekanisme yang tepat sehingga pihak terkait dapat memperbaiki masalah tersebut.
Menurutnya, kemampuan di bidang keamanan siber juga harus diikuti dengan tanggung jawab terhadap kemampuan yang dimiliki.