Terinspirasi Afandi, Pelukis Agus Wicaksono Coba Bernostalgia dengan Hewan di Masa Kecil

Terinspirasi Afandi, Pelukis Agus Wicaksono Coba Bernostalgia dengan Hewan di Masa Kecil

Pelukis Agus Wicaksono saat menjelaskan lukisan lukisannya di Pameran "Untitled" di 2Madison-Weradio/Defri Saefullah-

"Kenapa hanya hitam putih? Sebelumnya saya juga melukis di kanvas dengan banyak warna. Tapi dengan narasi ini, saya ingin yang sederhana. Dengan satu tarikan kuas harus langsung jadi, " katanya sembari menambahkan satu lukisannya dibuat dalam satu jam saja. 

Sedangkan pelukis lain De Laurent mecoba bawa pengalaman pribadi ke atas kanvas. Dua lukisan yang dijualnya di pameran seperti yang berjudul "Bergantung kepada cinta" dibuatnya berdasarkan pengalaman pribadi. 


Pelukis De Laurent dengan lukisan realismenya berjudul Bergantung kepada Cinta-Weradio/Defri Saefullah-

Lukisan "bergantung kepada cinta" menampilkan sosok Bagong sebagai tokoh utama. Salah satu tokoh pewayangan ini memegang banyak balon berbentuk cinta di atas awan di tengah lukisan yang warna warni dan enak dipandang mata. 

"Ini bercerita soal rumah tangga , karena rumah tangga tanpa cinta pasti berantakan. Saya suka menggabungkan abstrak dengan realis. Proses pembuatannya cukup lama karena saya juga harus mengajar, " ujarnya.