Trans Banyumas, Cara Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Kabupaten Banyumas hadir dengan Trans Banyumas sebagai pionir yang sukses membenahi sistem angkutan umumnya melalui skema Buy the Service (BTS).-Weradio.co.id-IST
Ketiadaan fasilitas pendukung yang memadai turut memengaruhi kelancaran dan kenyamanan layanan sehari-hari. Tanpa adanya jalur khusus (dedicated lane), armada bus tetap rentan terjebak kemacetan di beberapa titik rawan kawasan Purwokerto.
Kondisi ini diperparah oleh fasilitas halte atau shelter di sejumlah lokasi yang masih minim peneduh serta belum sepenuhnya ramah disabilitas.
Trans Banyumas bukan sekadar sarana moda transportasi harian, melainkan rekam jejak transformasi mobilitas publik yang terbukti mampu mengubah budaya bertransportasi warga.
BACA JUGA:Antisipasi Kenaikan Harga BBM Tahun 2027
Keberlanjutan inovasi ini kini sangat bergantung pada komitmen lintas pemangku kepentingan, terutama dalam menjaga ketahanan anggaran, memperkuat armada pengumpan (feeder), serta membenahi infrastruktur pendukung agar manfaat sosial dan ekonominya dapat terus dirasakan secara optimal oleh masyarakat Banyumas.
(*) Penulis adalah Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI)