Dukungan Korporasi
Di sisi lain, korporasi Indonesia terus mendukung agenda literasi keuangan, baik melalui edukasi hingga menyediakan solusi keamanan.
BACA JUGA:Bank Neo Commerce Tawarkan Investasi Deposito WOW dengan Bunga Kompetitif hingga 7,5 Persen
Sejalan dengan itu, Patrick Dannacher, president director PT ITSEC Asia Tbk menyatakan, di sektor finansial, peran perseroan bukan sekadar menyediakan produk keamanan siber, tetapi membantu membangun ekosistem investasi digital yang lebih aman dan terpercaya.
Perseroan, kata dia, bekerja sama dengan berbagai institusi keuangan, termasuk perbankan, perusahaan pembiayaan, fintech, perusahaan sekuritas, penyedia layanan pembayaran digital dan berbagai organisasi lainnya untuk melindungi sistem, data dan layanan yang digunakan oleh jutaan masyarakat Indonesia.
Bagi ITSEC Indonesia, dia menuturkan, mendukung dunia investasi berarti membantu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital. Ketika platform investasi mampu melindungi data, transaksi dan aset pengguna secara konsisten, masyarakat akan semakin percaya untuk berinvestasi secara digital.
“Pada akhirnya, keamanan siber tidak hanya melindungi sistem, tetapi juga menjaga kepercayaan investor dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” kata dia.
BACA JUGA:Kuartal III 2025 Gemilang, Laba Bersih BNC Tembus Rp 464 Miliar
Dalam mendukung kebutuhan tersebut, dia menyatakan, ITSEC Asia menyediakan sejumlah layanan, seperti Security Operations Center (SOC) 24/7, Managed Detection and Response (MDR), penetration testing, vulnerability assessment, cloud security, application security, digital forensics dan incident response, threat intelligence, Virtual Chief Information Security Officer (vCISO), governance, risk and compliance (GRC) serta berbagai layanan konsultasi keamanan siber.
“Kami juga terus mengembangkan solusi berbasis AI seperti Bronyx.ai, platform autonomous penetration testing yang membantu organisasi menemukan dan memprioritaskan kerentanan dengan lebih cepat sehingga potensi risiko dapat ditangani sebelum dimanfaatkan oleh pelaku serangan.
Pada bagian lain, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) proaktif dalam rangka memperkuat literasi keuangan masyarakat Tanah Air.
Diharapkan lebih banyak masyarakat aktif menggunakan berbagai layanan jasa perbankan secara bijak.
BACA JUGA:Tokocrypto Publikasikan Saldo Simpanan, Aset Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat
Adapun langkah BNI mendukung penguatan literasi keuangan masyarakat dilakukan dengan mendukung sejumlah kegiatan, termasuk diskusi yang digelar Himapen.
Direktur Human Capital & Compliance BNI Mucharo menuturkan, BNI menyadari bahwa literasi keuangan adalah fondasi yang kuat untuk kesejahteraan finansial masyarakat.
Hasil survei OJK 2022 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan Indonesia masih berada di bawah 50%. Namun, berita baiknya adalah Indonesia telah mencatat peningkatan signifikan dari 2019.