Membangun Budaya Keselamatan Jalan lewat Wajib Sekolah Mengemudi

Sabtu 10-10-2026,14:39 WIB
Oleh:

Kedua, penguasaan teknik berkendara aman. Instruktur profesional membekali peserta keterampilan mengantisipasi bahaya, seperti scanning pandangan, pengawasan blind spot, dan pengereman darurat.

Peserta juga dilatih mengontrol kendaraan dalam kondisi menantang, mulai dari jalan licin dan menanjak hingga manuver parkir di ruang sempit.

Ketiga, pengurangan risiko kecelakaan fatal. Karena human error dan kepanikan menjadi pemicu utama kecelakaan, sekolah mengemudi membekali peserta dengan refleks berkendara yang tepat.

Hal ini terbukti signifikan dalam menekan potensi kecelakaan fatal di jalan raya.

BACA JUGA:Trans Banyumas, Cara Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah

Keempat, fasilitas dan lingkungan belajar yang aman. Kehadiran kendaraan khusus berpapan kontrol ganda memungkinkan instruktur mengintervensi potensi bahaya secara langsung.

Pembelajaran bersama instruktur profesional secara bertahap juga efektif menghilangkan rasa panik dan cemas yang kerap timbul jika belajar mandiri bersama keluarga.

Kelima, kesiapan menghadapi ujian Surat Ijin Mengemudi (SIM). Sekolah resmi membantu calon pengemudi memahami standar kelulusan ujian teori maupun praktik yang ditetapkan oleh kepolisian, sehingga peserta lebih siap secara teknis dan mental.

Sekolah Mengemudi di berbagai negara dengan tingkat kecelakaan lalu lintas rendah telah lama mewajibkan kelulusan sekolah mengemudi sebelum seseorang dapat mengikuti ujian SIM.

BACA JUGA:Trans Banyumas, Cara Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah

Penamaan dan penataan istilah untuk lembaga pelatihan ini pun beragam di setiap negara, menyesuaikan dengan bahasa lokal, budaya, dan regulasi pemerintah setempat.

Berikut adalah penamaan sekolah mengemudi di berbagai negara dan kawasan.

Pertama, Asia dan Asia Tenggara. Institut Memandu atau Sekolah Memandu di Malaysia, Driving Centre atau Driving School di Singapura, Thailand (Rongrian Son Khap Rot atau Driving School), Brunei Darussalam (sekolah Memandu atau Sekolah Latihan memandu), Filipina (Land Transportasiton Office/LTO), Laos (Thongsangnang Driving School/TSN), Vietnam (Hoang Gia Driving School), Kamboja (Gold Steer Driving School), Timor Timur (Escola de Conducao).

Di Jepang disebut Automobile School istilah resminya adalah Jidōsha Gakkō atau Jidōsha Kyōshūjo.

BACA JUGA:Mengintegrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim

Sekolah kursus di Jepang sangat ketat dan memiliki sirkuit ujian internal sendiri. Korea Selatan, menyebutnya Aunjeon Myeonheo Hangwon, secara harfiah berarti Akademi Lisensi Mengemudi.

Kategori :
https://www.weradio.co.id/" title="Metrologi Belum Menera Seluruh 750 SPKLU di Jakarta, Ini Alasannya"> Metrologi Belum Menera Seluruh 750 SPKLU di Jakarta, Ini Alasannya

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/weradio.co.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://www.weradio.co.id/" title="Metrologi Belum Menera Seluruh 750 SPKLU di Jakarta, Ini Alasannya" style="color:#333">

Terkini