Taipan Properti Hong Kong Kucurkan Rp 4,7 Triliun ke Startup Baterai AS, Ada Apa?
Peter Lee, Co Chairman of Henderson Land Development and Towngas-Weradio.co.id-Jocelyn Tam For Forbes Asia
Perrama, Daya Tahan Luar Biasa. Baterai EnerVenue diklaim mampu bertahan hingga 30 tahun tanpa penurunan performa yang signifikan.
Kedua, Keamanan Tingkat Tinggi. Berbeda dengan baterai litium yang rentan terbakar (thermal runaway), teknologi logam-hidrogen jauh lebih stabil dan tahan terhadap suhu ekstrem.
Ketiga, Dukungan Infrastruktur AI. Pendanaan ini juga bertujuan mempercepat aplikasi industri berskala besar, termasuk untuk mendukung pusat data (data center) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan pasokan listrik stabil.
Ekspansi ke Hong Kong
Sebagai bagian dari kesepakatan investasi ini, EnerVenue berencana memperluas jangkauannya ke Asia.
Startup tersebut akan membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) serta markas regional di Hong Kong.
BACA JUGA:Waspada! Kasus Kekerasan Seksual Anak di Singapura Melonjak di 2025, Pelaku Orang Dekat?
Langkah ini diharapkan dapat menarik bakat-bakat terbaik di bidang ilmu material dan memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi teknologi hijau di kawasan Asia Pasifik.