Lima Langkah Strategis untuk Dapatkan ‘Kemerdekaan’ dari Tawaran Gaji di Bawah Standar dan Beban Rekrutmen
Ilustrasi Bagi pekerja di Indonesia, kemerdekaan juga punya dimensi personal untuk menentukan nilai profesional dan hak finansial di dunia kerja. --Shutterstock
4 Manfaatkan fitur jelajah gaji jobstreet agar daya tawar lebih kuat
Mencari data kompensasi yang akurat kini tidak lagi rumit. Jobstreet by SEEK memiliki fitur jelajah gaji (salary exploration tool) yang dirancang untuk memberikan informasi gaji bagi pencari kerja maupun pekerja di berbagai posisi, industri, dan lokasi di seluruh Indonesia.
Melalui alat (tool) interaktif ini, para pencari kerja dapat mengeksplorasi standar gaji untuk mengetahui rata-rata gaji bulanan dan tahunan untuk berbagai posisi profesional dan industri di Indonesia, melihat bagaimana tingkat pengalaman dan lokasi mempengaruhi rentang gaji, serta mengetahui tren pekerjaan dengan pertumbuhan kompensasi terbaik untuk perencanaan jangka panjang.
5 Jadikan data sebagai fondasi pertahanan negosiasi
Ungkapan "Berapa ekspektasi gaji Anda?" sering kali menjadi momen yang mendebarkan bagi pencari kerja. Tanpa persiapan, kandidat cenderung menyebutkan angka yang terlalu konservatif karena takut gugur.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Desa Beroperasi di Akhir 2026
Ubah dinamika tersebut. Alih-alih menjawab secara spekulatif, tanggapi dengan argumen berbasis data seperti "Berdasarkan riset standar kompensasi untuk posisi X di industri Y dengan tingkat pengalaman saya, rentang gaji yang berlaku di pasar berada di angka Rp A hingga Rp B. Oleh karena itu, ekspektasi saya berada di kisaran..."
Pendekatan ini tidak hanya menunjukkan profesionalisme, tetapi juga mengukuhkan posisi tawarmu sebagai kandidat yang paham nilai pasarnya sendiri.
Jangan biarkan kerja kerasmu dihargai di bawah standar hanya karena minimnya akses informasi. Persiapkan informasi yang lengkap untuk melangkah ke proses negosiasi dengan percaya diri!
BACA JUGA:Danpusterad Perkuat Nasionalisme Generasi Muda lewat Forum Kebangsaan