Drama Lima Gol dan Extra Time, Cosmo JNE Sabet Gelar Four Masters by GOS 2026
Black Steel FC Papua tetap tersenyum manis meski kalah 2-3 dari Cosmo JNE pada Four Masters by GOS 2026 di GOR POPKI Cibubur Jakarta Timur Rabu Malam 26 Agustus 2026. -weradio.co.id-FFI
BACA JUGA:Ini Alasan El Clasico Persija versus Persib Ditempatkan di Awal Musim Super League 2026/2027
Menurut Hans, kehadiran turnamen seperti Four Masters memberikan hiburan bagi masyarakat sekaligus ruang bagi klub untuk mengukur kesiapan tim. "Bagi kami, hasil bukan yang paling utama. Ini bagian dari persiapan. Evaluasi tentu ada, tetapi masih terlalu dini jika langsung menarik kesimpulan besar. Kita baru berada di awal persiapan dan masih ada perjalanan panjang menuju pertengahan hingga akhir musim," katanya.
Meski demikian, kemenangan atas Black Steel tetap menjadi modal positif bagi Cosmo JNE. Hans berharap Four Masters dapat terus digelar dengan skala yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
"Harapannya tentu turnamen seperti ini bisa lebih besar dan lebih banyak pesertanya. Akan sangat menarik jika suatu saat ada tim-tim kuat dari luar negeri yang ikut. Kalau setiap tahun bisa digelar, tentu akan sangat bagus bagi perkembangan futsal," tuturnya.
Di kubu lawan, kekalahan tidak mengurangi keyakinan Black Steel FC Papua. Muhammad Rizky Lahadalia menegaskan bahwa target timnya tetap sama, yakni menjadi juara pada setiap kompetisi yang diikuti. Namun, khusus Four Masters by GOS, ia menilai kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian penting dari proses pembentukan tim.
BACA JUGA:Libas Australia, Timnas Voli Putri Indonesia sudah Ditunggu Iran di Perempat Final AVC Continental
"Target Black Steel setiap tahun tentu juara. Tetapi hari ini adalah bagian dari persiapan. Kami bersama klub-klub lain memiliki ikatan yang baik dan sama-sama menginisiasi acara ini agar menjadi persiapan, bukan hanya untuk satu tim, tetapi semua tim yang terlibat," ujar Rizky.
Ia bahkan memandang kekalahan sebagai bahan bakar untuk membuat tim terus berkembang dan tidak terlena oleh hasil positif. "Dalam persiapan, kalah dan menang itu biasa. Justru dari kekalahan kami bisa melihat apa yang harus dievaluasi. Tim harus terus berevolusi dan tidak boleh cepat puas hanya karena meraih kemenangan," tegasnya.
Rizky juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan Four Masters by GOS 2026, termasuk federasi dan pihak penyelenggara. "Saya berterima kasih kepada Pak Novel dan federasi yang sudah memberikan dukungan. Tanpa dukungan mereka, persiapan kami tentu tidak akan sematang ini. Mudah-mudahan turnamen seperti ini terus berkembang," katanya.
Di balik suksesnya Four Masters by GOS 2026, CEO Gamea of Society Novel Leonardo, mengungkapkan bahwa gagasan awal turnamen justru datang dari dua klub peserta, yakni Cosmo JNE dan Black Steel. Ia mengaku hanya mendapat kepercayaan untuk membantu mewujudkan gagasan tersebut menjadi sebuah turnamen
BACA JUGA:Temukan Celah Keamanan FBI, Remaja 18 Tahun Asal Indonesia Cetak Sejarah di ASEAN
"Sebenarnya inisiator awalnya adalah Pak Rizky dan Mas Hans. Saya hanya diminta untuk membantu mewujudkannya. Karena itu, saya berterima kasih atas kepercayaan dari Pak Hans, Pak Rizky, dan tentu dukungan Sekjen FFI Pak Budi serta federasi," ujar Novel.
Novel mengaku bangga Four Masters by GOS dapat menghadirkan klub-klub dengan karakter dan kekuatan berbeda, mulai dari Black Steel dan Cosmo JNE hingga Pangsuma Futsal Klub serta KLN Futsal Klub.
"Kami merasa sangat terhormat bisa menjadi tuan rumah bagi tim-tim besar. Harapannya, ke depan akan semakin banyak pertandingan, undangan, dan dukungan dari para pemilik klub maupun federasi agar pihak swasta juga semakin aktif mengambil peran dalam perkembangan futsal," ungkapnya.
Menurut Novel, Games of Society selama ini juga konsisten mengembangkan ekosistem futsal melalui berbagai program, mulai dari kompetisi tingkat SMA di puluhan kota, level kampus, hingga pertandingan eksibisi.