Jelang Idul Fitri, Kabaharkam Polri Laksanakan Operasi Ketupat
Kabaharkam, Komjen Pol Karyoto dalam RDP dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu, 11 Maret 2026.-Weradio.co.id-Ayub Mauliate Sihombing
JAKARTA, Weradio.co.id - Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam), Komjen Pol Karyoto mengungkapkan, pihaknya akan melaksanakan Operasi Ketupat untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri selama 13 hari, sejak 13-25 Maret 2026.
Demikian diungkapkan Kabaharkam dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Maret 2026.
Operasi Ketupat 2026 dipimpin oleh Kakorlantas Polri selaku kaopsus dibantu Ditpamobvit, Korsabhara, dan Baharkam Polri selaku wakaopsus. Hal ini ia ungkapkan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Maret 2026..
"Dalam operasi ini, ribuan personel kepolisian dibantu oleh TNI, Dinas perhubungan, satpol PP, dan instansi terkait lainnya dikerahkan untuk mengamankan jalur-jalur utama mudik seperti terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, serta pusat-pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan dan tempat wisata. Total personal Polri yang dilibatkan sebanyak 89.228 personel," ungkap Karyoto.
BACA JUGA:Mengenal Manfaat Tol Fungsional Jawa Tengah dan DIY Jelang Lebaran 2026
Dia menambahkan, pihaknya juga mendirikan pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis untuk memberikan bantuan kepada para pemudik.
Selanjutnya, Polri akan melakukan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way, contraflow dan pembatasan kendaraan berat untuk mengurai kemacetan.
"Aparat kepolisian juga melakukan patroli rutin guna mencegah tindak kriminal seperti pencurian, penjambretan, dan perampokan yang kerap meningkat pada saat musim mudik," jelas Karyoto.
Karyoto mengatakan, Baharkam Polri juga menyiapkan dua ambulans udara yang digunakan sewaktu-waktu, apabila terjadi insiden dalam perjalanan mudik, namun hal ini baru ditempatkan di pulau Jawa.
BACA JUGA:Menggugat Paradigma Kesuksesan Mudik Lebaran
Pelibatan personal Baharkam dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2026 terdiri dari korbinmas 11 personel, korsabhara 388 personel, dan korpolairud 149 personel, total 548 personel.
"Sarana dan prasarana Bahar kami dalam operasi ketupat 2026. Kapal polisi ada dua yakni standby di Pelabuhan merak Banten, serta standby di pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Sementara pesawat dan heli satu unit Beechcraf standby mako ditpol udara Tangerang, 2 unit ambulans udara yang standby di rest area Kalikangkung dan rest area KM 29, serta satu unit heli Dauphin AS 365N3 yang standby di mako ditpoludara Tangerang. Kapal imbangan ada 35 unit dan heli imbangan 10 unit," ungkapnya.
Meski begitu, Karyoto juga mengungkapkan terdapat beberapa hambatan dan tantangan dalam Operasi Ketupat 2026 ini, yaitu jumlah babinkamtibmas belum memenuhi.
Sebab idealnya satu bhabinsa ada di setiap Desa atau kelurahan. Namun, hal itu tak terealisasi karena keterbatasan sarana transportasi dan anggaran khusus di wilayah 3T.
BACA JUGA:Edukasi Mudik Aman dengan Sepeda Motor untuk Tekan Risiko Kecelakaan
"Lalu keterbatasan personal samapta untuk backup pengamanan penyampaian pendapat skala nasional, keterbatasan personal pawang dan paramedis hewan, kebutuhan peremajaan satwa kepolisian dan Turangga, serta keterbatasan bahan latihan seperti narkotika sintetis, bahan sar, dan latihan bahan peledak yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan satwa," tuturnya.