Ruang Karya: Ecoprint, Belajar Kreatif untuk Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan lewat Seni Berbasis Alam
Ruang Karya: Ecoprint digelar sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan keterampilan, tetapi juga mendorong peserta untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan lingkungan sekitar. -Weradio.co.id-Universitas Pembangunan Jaya
TANGERANG, Weradio.co.id – Kelompok Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Jaya bekerja sama dengan Saung Seni Budaya menggelar workshop edukatif bertajuk Ruang Karya: Ecoprint, di Saung Seni Budaya, Balaraja, Tangerang, Minggu, 14 Juni 2026.
Kegiatan positif ini menjadi wadah pembelajaran yang menggabungkan kreativitas, seni, dan kesadaran lingkungan melalui pengenalan teknik ecoprint, yaitu seni mencetak motif alami pada kain dengan memanfaatkan daun dan bunga sebagai media utama.
Ruang Karya: Ecoprint digelar sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan keterampilan, tetapi juga mendorong peserta untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan lingkungan sekitar.
Melalui pendekatan yang interaktif, peserta diajak memahami bagaimana unsur-unsur alam yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai estetika sekaligus mengandung pesan tentang pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.
BACA JUGA:Aula UPJ Bergetar, Teater Theatic Sajikan Dua Kisah Konflik Panas
Sebanyak 50 peserta yang terdiri atas masyarakat umum, generasi muda, dan individu yang memiliki ketertarikan terhadap kegiatan kreatif mengikuti workshop ini.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapat pemahaman mengenai prinsip dasar ecoprint, mulai dari pemilihan bahan alami hingga proses pencetakan motif pada kain.
Setiap daun dan bunga menghasilkan bentuk, warna, serta pola yang berbeda, sehingga setiap karya yang dihasilkan memiliki karakter yang unik dan tidak dapat direplikasi secara identik.
Selain memberikan pengalaman berkarya secara langsung, workshop ini juga memperkenalkan ecoprint sebagai salah satu bentuk praktik kreatif yang memanfaatkan sumber daya alam secara bijak.
BACA JUGA: Film 5 Menit Forget Jakarta, Karya Kreatif Mahasiswa DKV UPJ, Reinterpretasi Lagu Aditya Sofyan
Penggunaan bahan-bahan alami dalam proses pembuatan motif menjadi bagian dari upaya untuk mengenalkan alternatif kegiatan kreatif yang dekat dengan nilai-nilai keberlanjutan dan pemanfaatan potensi lingkungan sekitar.
“Kami percaya bahwa belajar mencintai alam bisa dimulai dari hal yang sederhana. Lewat ecoprint, mereka diajak merasakan langsung bagaimana daun dan bunga yang ada di sekitar kita dapat berubah menjadi sebuah karya yang unik dan memiliki cerita tersendiri,” ujar Yosep, selaku Pemilik Saung Seni Budaya.
Melalui kolaborasi ini, Kelompok Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Jaya dan Saung Seni Budaya berharap seni dapat menjadi medium yang efektif untuk membangun kesadaran lingkungan sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih menghargai potensi alam di sekitarnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa proses belajar mengenai lingkungan tidak selalu dilakukan melalui pendekatan teoritis, tetapi juga dapat diwujudkan melalui pengalaman kreatif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.