Bukan Cuma Teori, Siswa Gonzaga Dilatih Cari Solusi Masalah Dunia
SMA Kolese Gonzaga menggelar kegiatan ilmiah bertajuk Gonzaga Reflective Learning Experiences Exhibitions (G-Reflex) di Pejaten Barat, Jakarta Selatan, 7-10 April 2026. -Weradio.co.id-DOK IST
Kegiatan ilmiah ini sejalan dengan arah kurikulum baru yang menekankan pada Deep Learning. Pendekatan ini mencakup empat aspek utama. Pertama, Mindful, yaitu kesadaran penuh dalam belajar.
Kedua, Meaningful, yaitu pembelajaran yang bermakna bagi kehidupan. Ketiga, Joyful, yaitu proses belajar yang menggembirakan. Terakhir, Deep Learning, yaitu pemahaman materi yang mendalam dan tuntas.
BACA JUGA:Bahasa Indonesia Resmi Jadi Bahasa Ke-57 di Media Resmi Vatikan
“Bagaimana membuat penelitian yang sederhana tapi membuat mereka gembira karena diapresiasi sungguh-sungguh. Ini adalah hal penting dalam pendidikan,” tambah Pater Eduard.
Dalam prosesnya, SMA Kolese Gonzaga menggandeng pakar dari Universitas Indonesia, salah satunya Avanti Fontana, Ph.D. Melalui bimbingan para pakar, siswa diajarkan merumuskan persoalan, melihat prototipe, hingga menemukan metode solusi terbaik melalui pendekatan Design Thinking.
Titik Puncak Pembelajaran
Akademisi UI, Avanti Fontana, Ph.D., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian para siswa. Menurut dia, proses ini merupakan titik puncak belajar yang menyatukan nilai-nilai compassion (belas kasih), competition (kompetisi), dan commitment (komitmen).
“Siswa Gonzaga belajar untuk berempati dengan lingkungan, mendefinisikan persoalan, hingga memilih solusi yang tepat melalui tahapan design thinking. Semua disajikan dengan cara yang sangat mudah dipahami,” ungkap Avanti Fontana.
BACA JUGA:Sinyal Perubahan Vatikan, Paus Leo Kembalikan Tradisi Klasik dan Rombak Jabatan Penting

SMA Kolese Gonzaga menggelar kegiatan ilmiah bertajuk Gonzaga Reflective Learning Experiences Exhibitions (G-Reflex) di Pejaten Barat, Jakarta Selatan, 7-10 April 2026. -Weradio.co.id-Rio Winto
Dengan pembiasaan yang dilakukan terus-menerus, SMA Kolese Gonzaga optimistis lulusannya akan menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi pemberi solusi bagi tantangan global di masa depan.