KONI DKI Lakukan Pendataan Calon Tim Pelatda Untuk Mendapatkan Atlet Berkualitas
KONI DKI Jakarta melakukan pendataan calon tim pelatihan daerah (Pelatda) untuk PON XXII 2028, di Lantai 4, Gedung KONI, Jalan Tanah Abang I, Jakarta Pusat. Weradio.co.id-Weradio.co.id-Rio Winto
JAKARTA, Weradio.co.id - KONI DKI Jakarta mendapatkan tugas berat dari Gubernur Pramono Anung dan DPRD saat berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di NTT dan NTB. Makanya, mereka melakukan pendataan calon tim pelatihan daerah (Pelatda) untuk mendapatkan atlet berkualitas.
"Target kami juara umum (PON 2028). Insya Allah dengan kekompakan tim cita-cita menjadi juara umum bisa terwujud," kata Ketua Umum KONI DKI Jakarta Prof. Dr. Hidayat Humaid, M.Pd, Jumat, 10 April 2026.
Menurut Hidayat Humaid, langkah cepat yang sudah mereka lakukan untuk mencapai target tersebut adalah dengan melakukan pendataan calon tim pelatihan daerah (Pelatda).
Pendataan dilakukan di Lantai 4, Gedung KONI, Jalan Tanah Abang I, Jakarta Pusat. Pendataan terhadap 700 orang yang terdiri dari pelatih, asisten pelatih (aspel), dan atlet tersebut untuk melihat jejak rekam prestasi dan kondisi kesehatan.
BACA JUGA:Sutradara Rico Michael Angkat Kisah Nyata di Film Dalam Sujudku, Marcell Darwin Masih Terus Belajar
Data tersebut nantinya dianalisa oleh KONI DKI Jakarta dan menjadi rujukan Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) serta Ilmu Pengetahuan & Teknologi (IPTEK) untuk dijadikan pembinaan atlet berprestasi.
Menurut Hidayat Humaid, pendataan tim Pelatda menuju PON 2028 dilakukan untuk melihat rekam jejak seluruh atlet.
Profesor bidang olahraga dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut meminta kepada seluruh pelatih, aspel, dan atlet untuk tetap berkomitmen dalam mengharumkan nama Jakarta di tingkat nasional maupun internasional.
Prof HH, sapaan akrab Hidayat Humaid, melanjutkan, KONI DKI Jakarta juga terus melakukan kolaborasi sinergi dengan semua pihak. "Karena untuk mewujudkan prestasi itu harus didukung semua pihak dan bukan hanya KONI," tambahnya.
Verifikasi pelatda
BACA JUGA:Romo Yos Bintoro Serahkan Buku, KSAD Dukung Pelayanan Keuskupan TNI - Polri
Sementara Waketum I KONI DKI Jakarta Fatchul Anas mengungkapkan bahwa pendataan berlangsung sejak Selasa hingga Jumat (7-10 April 2026). Setiap harinya dibagi menjadi dua sesi.
"Untuk sesi pertama pukul 10:00 WIB dan sesi kedua pukul 13:00 WIB. Setelah pendataan maka dilakukan verifikasi selanjutnya dilakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS)," kata Fatchul Anas.
Anas menjelaskan, kegiatan pendataan calon tim Pelatda adalah awal untuk menuju PON NTT dan NTB.