543 Ribu Orang Kunjungi Destinasi Wisata Jawa Barat di Momen Libur Panjang, Kota Bandung Paling Tinggi

543 Ribu Orang Kunjungi Destinasi Wisata Jawa Barat di Momen Libur Panjang, Kota Bandung Paling Tinggi

Pariwisata di Jawa Barat makin menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara-dok: disparbud jabar-

BANDUNG, Weradio.co.id - Kebutuhan masyarakat akan hiburan dan wisata, ternyata masih cukup tinggi. Ini terbukti jika ada waktu libur panjang.

Masyarakat mengunjungi objek-objek wisata di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat. Seperti di momen libur Hari Raya Idul Adha 27-29 Mei dan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2026.

Menurut data yang dihimpun dan masuk di Sistem Informasi Pariwisata dan Budaya (SIPARBUD) Jabar, sebanyak 543.690 orang mengunjungi 189 destinasi yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat.

Dari jumlah tersebut, 538.548 merupakan wisatawan nusantara yang mayoritas berasal dari Jawa Barat. Sementara 5.142 lainnya merupakan wisatawan mancanegara yang didominasi warga negara Arab Saudi.

BACA JUGA:Kopmen Kana-Putra Harapan Jaya Teken Nota Kesepahaman disaksikan Menkop

Menurut data itu juga, Kota Bandung menjadi wilayah dengan jumlah kunjungan tertinggi yakni 105.631 orang. Sedangkan destinasi yang menjadi favorit adalah Masjid Al Jabbar (99.118), Pantai Pangandaran (43.122), Argowisata Gunung Mas (32.332), Kebun Raya Bogor (18.943), dan Sari Ater (18.930).

Untuk jumlah wisatawan per harinya, angka tertinggi didapat pada Minggu 31 Mei 2026. Di hari tersebut ada 155.759 orang yang berlibur di Jawa Barat.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dr. Iendra Sofyan, S.T., M.Si., tingginya jumlah kunjungan telah memberikan dampak positif pada perekonomian daerah.

"Data ini menunjukkan pergerakan wisatawan di Jabar cukup baik selama momen libur panjang. Kunjungan tersebar di berbagai destinasi dan memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi daerah," kata Kadisparbud Jabar.

BACA JUGA:Kopmen Kana-Putra Harapan Jaya Teken Nota Kesepahaman disaksikan Menkop

"Diharapkan tren positif kunjungan wisatawan ini dapat berlanjut pada periode liburan berikutnya agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata," tambahnya.