Ronald Koeman Bantah Belanda Ketakutan Hadapi Maroko dan Ngotot Taktik Lima Bek yang Dia Pakai sudah Tepat

Ronald Koeman Bantah Belanda Ketakutan Hadapi Maroko dan Ngotot Taktik Lima Bek yang Dia Pakai sudah Tepat

Pelatih Belanda Ronald Koeman dan staf pelatihnya sebelum pertandingan melawan Maroko, Selasa, 30 Juni 2026. --Dok Soccerway

JAKARTA, Weradio.co.id - Belanda melakukan pendekatan yang lebih defensif atau bertahan saat melawan Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026, pagi tadi. Tujuannya untuk memberi tim Oranye peluang menang yang lebih baik daripada karena takut terhadap lawan mereka.

Demikian diungkapkan Pelatih Belanda Ronaldo Korman setelah timnya gagal maju ke babak 16 besar lantaran kalah adu penalti 2-3 dari Maroko.

Koeman tidak meminta maaf karena menurunkan lima bek, ‌bahkan jika dia memperkirakan akan ada banyak kritik setelah ‌kekalahan adu penalti menyusul hasil imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu.

Koeman, ‌yang sebelumnya harus menghadapi ketidaksetujuan setelah beralih dari ‌sekolah tradisional sepak bola menyerang Belanda, merasa bermain dengan lima bek adalah strategi yang tepat untuk mengatasi tim asal Afrika Utara tersebut.

BACA JUGA:Maroko Taklukkan Belanda untuk Mencapai Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

“Dengan pendekatan defensif ini, kami memberikan ‌jauh lebih sedikit dibandingkan yang kami lakukan selama pertandingan (grup),” kata Korman sebagaimana dikutip Weradio.co.id dari Soccerway.

Koeman menambahkan, dia akan memutuskan masa depannya bersama tim setelah mempertimbangkan tersingkirnya tim.

“Itu positif, tapi kami juga tidak terlalu ofensif," lanjutnya.

"Anda bisa memikirkan taktik apa pun yang Anda suka, tapi kami memberikan lebih sedikit peluang saat melawan tim yang jauh lebih kuat dari Swedia dan Tunisia. Dan jika saya harus melakukannya lagi, saya akan ⁠ melakukannya dengan cara yang sama lagi," tuturnya.

BACA JUGA:Presiden Paraguay Santiago Pena Umumkan Hari Libur Nasional setelah Kejutkan Jerman di Piala Dunia

“Saya juga tahu bahwa jika Maroko tidak menyamakan kedudukan melalui gol di menit-menit akhir itu, akan ada banyak pujian untuk saya sebagai pelatih Belanda, tapi sekarang, mungkin, saya akan dimarahi karena ‌fakta bahwa saya memilih lima bek, tapi sekali lagi, saya yakin itu perlu," tambah Koeman.

Pelatih berusia 63 tahun tersebut mengatakan kalau dia sudah mendiskusikan pendekatan tersebut dengan para pemainnya, dan mereka setuju.

“Anda akan mengkritik saya, dan itu hak Anda, tetapi Anda menonton sepak bola dari pinggir lapangan,” katanya kepada wartawan.

“Saya bersama tim. Saya tahu apa yang perlu ditingkatkan. Inilah cara saya memperbaikinya. Dan sekali lagi, jika saya harus melakukannya lagi, saya akan melakukan hal yang sama," ucap Koeman.

Berita Terkait