Lionel Messi Akui Kelelahan dan Kesulitan Berpikir setelah Ukir Rekor Baru Piala Dunia
Lionel Messi memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia dengan gol ke-17-nya saat dia membuka kemenangan Argentina atas Austria 2-0 hari Selasa, 23 Juni 2026. --Dok Dailymail.co.uk
JAKARTA, Weradio.co.id - Lionel Messi memecahkan rekor top scorer atau pencetak gol terbanyak Piala Dunia dan kemudian menambahkan satu gol lagi ke dalam catatan golnya saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 untuk melaju dari Grup J Piala Dunia 2026.
Sedangkan pertandingan Prancis melawan Irak sempat dihentikan sementara di akhir babak pertama karena cuaca buruk. FIFA mengatakan pertandingan telah memasuki "mode cuaca buruk" karena aktivitas petir di dekat stadion. Pada saat penghentian, Prancis unggul 1-0 atas Irak berkat gol ketiga Kylian Mbappe di turnamen empat tahunan tersebut. Setelah dilanjutkan, Mbappe kembali mencetak gol untuk menggandakan keunggulan Les Bleus. Ousmane Dembele mencetak gol sehingga Prancis unggul 3-0.
Lionel Messi mencetak dua gol untuk membawa Argentina ke babak gugur Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas rival Grup J, Austria.
Namun pertandingan ini akan dikenang karena hari pemecahan rekor Messi.
BACA JUGA:39 Wartawan Perkuat Integritas Profesionalisme lewat OKK PWI Jaya Angkatan Ke-24
Pemain berusia 38 tahun tersebut sudah menyamai rekor Miroslav Klose dengan 16 gol di Piala Dunia setelah hattrick atau tiganya di pertandingan pembuka saat Argentina mencukur Aljazair 3-0.
Jadi, dengan sembilan menit pertandingan berjalan pada hari Selasa pagi WIB, 23 Juni 2026, di Dallas, Amerika Serikat, panggung sudah disiapkan bagi Messi untuk mencetak gol penalti dan memecahkan rekor tersebut. Namun, delapan kali pemain terbaik dunia ini tidak melakukannya. Kapten Argentina itu, disaksikan jutaan pasang mata seluruh dunia, entah bagaimana malah menendang penalti melenceng. Tendangan kaki kirinya melebar ke sisi kiri gawang Austria.
Momen ajaib itu akhirnya tiba 29 menit kemudian. La Pulga atau Si Kutu - julukan untuk Messi - bergerak ke tengah kotak penalti dan dengan tenang menyambut umpan silang Facundo Medina dan menceploskan bola ke sudut kanan bawah gawang Austria, menaklukkan kiper Alexander Schlager.
Rekor telah dipecahkan, tetapi masih ada waktu bagi Messi untuk menambah rekornya. Siapa yang tahu berapa lama rekor Messi akan bertahan dengan pemain Prancis yang jauh lebih muda, Kylian Mbappe, yang mengejarnya?
BACA JUGA:Gerbang Ancol - JIS Jadi Akses Terintegrasi bagi Masyarakat Jakarta Utara
Kali ini, gol Messi tercipta dengan susah payah. Julian Alvarez dari Argentina melepaskan tembakan yang berhasil ditepis oleh Schlager, dan bola bergulir ke area penalti untuk membuka jalan Messi mencetak gol kelimanya di turnamen ini di menit-menit akhir waktu tambahan.

Messi memperpanjang rekornya dengan mencetak gol ke-18 di Piala Dunia pada waktu tambahan babak kedua melawan Austria. --Dok Dailymail.co.uk
“Rasanya istimewa, dan seperti yang selalu saya katakan, memang begitu,” kata Messi sebagaimana dilansir yahoo.com seperti dibaca Weradio co.id.
Ketika ditanya gol mana dari 18 gol Piala Dunia yang menjadi favoritnya, Messi menjawab, “Saya tidak ingat sekarang, saya lelah, kekurangan energi, dan sulit berpikir.”