Kejurda Fespati Ini diharapkan Jadi Sarana Pembinaan Atlet Panahan Tradisional di Indonesia

Kejurda Fespati Ini diharapkan Jadi Sarana Pembinaan Atlet Panahan Tradisional di Indonesia

Empat kategori yang diperlombakan yaitu:1. Kategori Usia 9 tahun Putra dan Putri jarak 5 meter; 2. Kategori Usia 12 tahun Putra dan Putri jarak 10 meter; 3. Kategori Usia 15 tahun Putra dan Putri jarak 15 meter; 4. Kategori Usia Dewasa Putra dan Putri Jar-weradio.co.id-Fespati DKI Jakarta

CIBUBUR, Sportszone.id - Sorakan penonton terdengar di lapangan area panahan depan lokasi wisata The Hub Jalan alternatif Cibubur, Jatisampurna, Minggu 12 Juli 2026 lalu. Itu jelas menandai, berakhirnya rambahan atau sesi panahan terakhir dari perhelatan akbar yang diselenggarakan oleh Pengda atau Pengurus Daerah Fespati DKI Jakarta.

Kejuaran tingkat DKI Jakarta ini, diikuti 174 pegiat atau atlet panahan tradisional yang telah lolos seleksi tingkat cabang. Mereka adalah atlet yang dikirim dari seleksi Pengurus Cabang Fespati dari Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.

Total ada 14 klub yang atletnya telah lolos seleksi, dan berhak ikut Kejurda Fespati DKI Jakarta 2026 ini. Pada event kali ini tercatat Klub Pesanggrahan Archery atau Pagar mengirimkan atlet panahan tradisional terbanyaknya yakni 45 atlet.

Adapun 4 kategori yang diperlombakan yaitu:1. Kategori Usia 9 tahun Putra dan Putri jarak 5 meter; 2. Kategori Usia 12 tahun Putra dan Putri jarak 10 meter; 3. Kategori Usia 15 tahun Putra dan Putri jarak 15 meter; 4. Kategori Usia Dewasa Putra dan Putri Jarak 30 meter.

BACA JUGA:Kolaborasi Dankodaeral IV dan Kapolda Kepri, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Maritim

Fespati adalah Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia yang sudah berdiri sejak Maret 2018. Sudah memiliki lebih dari 25 Pengurus Daerah di tiap provinsi.

Fespati sendiri berinduk kepada KORMI atau Komite Olahraga Masyarakat Indonesia. Dan KORMI berinduk kepada Kemenpora. Ketua KORMI DKI Jakarta, Hj Diana Dewi SE, pada Kejurda kali ini juga turut hadir dan mencoba panahan tradisional untuk kali pertamanya.

Ketua Pengda DKI Jakarta, Wachid Hasyim mengaku senang dengan penyelenggaraan Kejurda 2026 ini, yang berjalan lancar dan semakin baik. Terbukti dari bertambahnya jumlah peserta yang tahun lalu diikuti oleh 123 kini diikuti oleh 174 peserta.

Tentu hal ini tidak lepas dari kerjasama seluruh bagian mulai dari pengurus, panitia, wasit, scorer, para atlet, official dan keluarga atlet itu sendiri. Harapan Pengda DKI Jakarta, Kejurda tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk menjadi juara tapi juga menjadi sarana pembinaan atlet panahan tradisional di Indonesia.

BACA JUGA:Rano Karno Dukung MHT 2026, Soroti Tema 5 Abad Jakarta dan Literasi Bank Jakarta

Ajang ini diharapkan dapat melahirkan atlet atlet berprestasi sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas, persaudaraan dan pelestarian budaya panahan tradisional.