Sukses Redam Servis Kuat Vietnam, Indonesia Berjumpa lagi dengan Kamboja di Final SEA V Cup 2026
Para pemain Indonesia merayakan kemenangan 3-0 atas Vietnam pada pertandingan semifinal kejuaraan voli SEA V Cup 2026 di Filipina, Sabtu kemarin. --Dok PBVSI
“Pada poin-poin awal game pertama, kami sulit membangun serangan, karena servis Vietnam cukup kuat. Penerimaan bola kami juga belum bagus sehingga sempat tertinggal beberapa poin,” jelas Nur Widayanto.
BACA JUGA:Siwo DKI Jakarta Gandeng KONI DKI Gelar Diskusi Telisik Kesiapan Venue Tuan Rumah Penyangga PON 2028
Selain bermasalah dalam penerimaan, Indonesia terlalu sering melakukan kesalahan servis. Kesempatan untuk mendekati perolehan poin Vietnam pun beberapa kali terbuang.
Tim pelatih lantas meminta pemain menekan jumlah kegagalan servis dan memperbaiki sentuhan pertama. Instruksi tersebut berhasil mengubah jalannya game pembuka.
“Memasuki pertengahan game, kami berusaha mengurangi kesalahan servis dan memperbaiki penerimaan bola pertama. Para pemain menjalankannya dengan baik sehingga kami bisa mengejar dan memenangi game pertama,” tutur Nur.
Indonesia menjalankan pola berbeda pada game kedua. Servis diarahkan kepada pemain utama Vietnam bernomor punggung 17 untuk membatasi kontribusinya dalam serangan.
Tekanan secara berulang membuat penerimaan pemain tersebut terganggu. Vietnam kemudian kesulitan menyusun serangan dan kehilangan kestabilan permainannya.
“Pada game kedua, servis kami arahkan kepada pemain andalan mereka yang mengenakan nomor 17,” sebut Nur.
Menurut dia, strategi tersebut tidak hanya merusak penerimaan bola Vietnam, tetapi juga memengaruhi kepercayaan diri para pemain lawan. “Strategi tersebut berhasil mengganggu konsentrasi mereka. Penerimaan bolanya memburuk dan situasi tersebut ikut menurunkan mental tim Vietnam secara keseluruhan,” lanjutnya.
Indonesia memanfaatkan keadaan tersebut untuk mengendalikan tempo pertandingan. Tekanan dari garis servis membuat Vietnam tidak leluasa menjalankan serangan cepat ataupun variasi dari tengah. “Setelah itu, servis kita semakin bagus dan penerimaan bola juga semakin baik,” tutup Nur Widayanto.
BACA JUGA:Siap Caplok Raksasa Energi Filipina, Prajogo Pangestu Ajukan Tawaran Fantastis Rp 80 Triliun
BACA JUGA:Rano Karno Dukung MHT 2026, Soroti Tema 5 Abad Jakarta dan Literasi Bank Jakarta