Nuno Venas tidak Peduli Berapa Skornya, yang Penting Black Steel Papua Menang di Four Masters
Nuno Venas (paling kiri) saat mendampingi para pemain Black Steel dalam jumpa pers di GOR Popki, Cibubur, Senin, 24 Agustus 2026. -Weradio.co.id Agus Riyanto -Agus Riyanto
JAKARTA, Weradio.co.id - Nuno Venas tidak peduli berapa pun skor yang dibuat timnya. Yang penting bagi pelatih asal Portugal tersebut adalah Black Steel Papua meraih kemenangan dengan penampilan terbaik.
"Berapa pun skornya, mau 1-0, 10-0, sama saja. Yang penting menang dengan penampilan terbaik," tegas Nuno Venas dalam konferensi pers jelang turnamen futsal Four Masters di GOR Popki, Cibubur, Senin, 24 Agustus 2026.
Black Steel akan menghadapi Pangsuma Pontianak hari Selasa malam, 25 Agustus 2026. Nuno optimistis timnya mampu melewati adangan Pangsuma untuk melaju ke pertandingan memperebutkan gelar melawan pemenang duel Cosmo JNE versus Kuda Laut Nusantara hari Rabu besok.
"Papua seperti Eropa. Ada banyak pemain hebat. Black Steel juga punya banyak pemain berbakat. Kami akan memadukan pemain muda dan pemain berpengalaman seperti Evan Soumilena," kata Nuno Venas.
BACA JUGA:Sinergi Bukan Berarti Kehilangan Kontrol, Independensi Pers Harus Dipertahankan
"Four Masters memang turnamen pemanasan, tetapi kami tetap menghadapinya dengan serius karena turnamen ini penting untuk mengukur sampai sejauh mana progres yang kami lakukan setelah latihan," lanjutnya.
Hal senada dilontarkan Patrice Evra Aibesa. Pemain yang menempati posisi pivot di Black Steel ini mengakui kalau Pangsuma tim bagus, tetapi Black Pearl atau Mutiara Hitam - julukan untuk Black Steel - siap menunjukkan kalau mereka adalah tim yang lebih baik.
"Kami bakal menang dengan skor 3-1, karena kami punya mentalitas lebih bagus," timpal Abas Wagab, flank Black Steel.
Adapun Ikhsan Fajar Lumaela akan kembali memperkuat Black Steel setelah sebelumnya mengusung bendera Unggul FC Malang.
BACA JUGA:Prananda Prabowo Serahkan Bantuan Dana Gotong Royong untuk Korban Gempa NTT di Final Soekarno Cup
"Saya kembali ke Black Steel bukan karena uang. Saya punya ikatan emosional dengan mereka. Saya ingin memberikan gelar juara untuk Black Steel," tegas pemain yang bermain di posisi anchor ini.
Dari kubu Pangsuma Pontianak, Pelatih Amril Daulay tidak menyebutkan berapa skor kemenangan yang akan dibuat timnya melawan Black Steel.
"Persiapannya memang relatif singkat. Hanya dua pekan. Tapi kami akan bermain semaksimal mungkin dan menampilkan apa yang sudah kami persiapkan selama latihan," kata Amril Daulay, yang baru musim ini menangani Pangsuma.
"Pangsuma FC punya potensi. Kalau saya bisa menaikkan level klub ini, itu bakal jadi kepuasan tersendiri, " tambah Amril.