Duh, Meteorologi Dunia Prediksi Cuaca Ekstrem Akibat El Nino Berlangsung Hingga Februari 2027!
Ilustrasi cuaca ekstrem yang dihasilkan fenomena El Nino-Gambar dibuat dengan Qwen Ai-
JAKARTA, Weradio.co.id - Dunia telah memasuki "zona bahaya cuaca ekstrem" seiring mulai dirasakannya dampak El Niño secara global, demikian peringatan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.
Seperti dilansir BBC, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) telah merilis data terbaru mengenai fenomena cuaca alami ini, yang menunjukkan bahwa peristiwa kali ini bisa menjadi yang terkuat dalam lebih dari 70 tahun terakhir dan berlangsung setidaknya hingga Februari 2027.
El Niño mengubah pola cuaca di seluruh dunia; fenomena ini menyebabkan kekeringan di beberapa wilayah, sementara wilayah lain mengalami badai topan yang lebih kuat dan banjir.
Para ahli prakiraan cuaca juga menyatakan bahwa El Niño akan meningkatkan suhu di sejumlah tempat, menambah dampak kenaikan suhu global akibat perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
BACA JUGA:Dugaan Penipuan Bitcoin Rp 19 Miliar, WNA Malaysia dan Warga Semarang Resmi Dilaporkan
"El Niño sedang membesar secara luar biasa di depan mata kita. Bukti ilmiah tidak menyisakan keraguan: planet ini sedang berada di wilayah yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan wilayah tersebut kian memanas," ujar Guterres.
BBC telah berbicara dengan pemerintah dan para ilmuwan mengenai langkah-langkah yang diambil secara global untuk mengurangi risiko kematian, pengungsian, dan kerusakan lingkungan. Sistem peringatan dini telah diperkuat dan bantuan medis preventif telah disiapkan, namun kekuatan peristiwa kali ini menimbulkan kekhawatiran serius, terutama bagi kelompok rentan.
WMO—sebuah badan PBB—menyatakan telah melakukan "mobilisasi besar-besaran" untuk menyebarluaskan prakiraan mengenai potensi cuaca ekstrem terkait El Niño kepada sebanyak mungkin masyarakat.
Sekretaris Jenderal WMO, Celeste Saulo, memperingatkan: "El Niño berpotensi memberikan dampak sangat berat bagi masyarakat dan perekonomian di seluruh dunia."
BACA JUGA:Warga Kramat Jati Laporkan Dugaan Penipuan Media Elektronik ke Polisi
El Nino adalah fenomena cuaca alami yang terbentuk di Samudra Pasifik dan berkaitan dengan perubahan pola angin. Fenomena ini memungkinkan air hangat menyebar ke arah timur dan melepaskan panas ke atmosfer.
Suhu laut di wilayah Pasifik tropis bagian tengah dan timur telah meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir—sebuah tanda jelas menguatnya El Niño.
Di wilayah pemantauan utama Pasifik, suhu permukaan laut tercatat jauh di atas rata-rata (lebih dari 2 derajat Celsius lebih tinggi) dalam beberapa minggu terakhir, yang mengarah pada penetapan status peristiwa "sangat kuat".
Namun, kondisinya diperkirakan akan melampaui ambang batas tersebut. Prakiraan menunjukkan bahwa suhu permukaan laut bulanan bisa mendekati angka 4 derajat Celsius di atas rata-rata.