Tresna Suci, Kebaya Menari Kolaborasi Anne Avantie untuk Diplomasi Budaya dengan Sentuhan Katolik ke Praha

Tresna Suci, Kebaya Menari Kolaborasi Anne Avantie untuk Diplomasi Budaya dengan Sentuhan Katolik ke Praha

Terinspirasi dari perca batik sisa perjalanan spiritual, karya desainer kondang Indonesia, Anne Avantie menjadi simbol cinta kasih, persatuan, dan persaudaraan lintas bangsa dalam misi budaya Komunitas Kebaya Menari ke Praha, Republik Ceko.-Weradio.co.id-Dok Ist

“Jadilah jarum yang menyatukan, jangan menjadi gunting yang memisahkan.”

Pesan ini mengajak setiap orang untuk menjadi bagian dari upaya merawat persaudaraan, menjembatani perbedaan, dan menghadirkan kebaikan di tengah kehidupan.

Seperti jarum yang menyatukan lembaran kain, manusia pun diharapkan mampu menyatukan hati melalui kasih, kepedulian, dan penghormatan terhadap sesama.

Melalui tangan Anna Avantie, perca batik memperoleh makna baru, bukan sekadar sisa material, melainkan bagian dari perjalanan yang diolah menjadi persembahan penuh makna.

BACA JUGA:Alasan Sugeng Wahyudi Siapkan Agenda Diskusi Budaya, Musik, dan Film, Ini Penjelasannya

Inisiatif Kebaya Menari untuk budaya sebagai bahasa persaudaraan. Bagi Komunitas Kebaya Menari, misi ke Praha merupakan wujud nyata bahwa budaya dapat menjadi sarana diplomasi yang menyentuh nilai kemanusiaan dan spiritualitas.

Komunitas ini mengambil inisiatif untuk mengajak Anne Avantie berkolaborasi, mempertemukan kecintaan terhadap kebaya dan batik dengan semangat berbagi melalui karya yang memiliki pesan universal.

Ketua Komunitas Kebaya Menari, Yanti Moeljono, bersama Wakil Ketua Berti Dewi, mendukung upaya menghadirkan budaya Indonesia sebagai bahasa persahabatan yang dapat menjangkau masyarakat lintas negara.

Sementara itu, Marianti dipercaya sebagai Ketua Misi Religi yang mengoordinasikan rangkaian misi tersebut.

BACA JUGA:Pentingnya Membangun Budaya Keselamatan Lalu Lintas Sejak Usia Dini

Kolaborasi ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa kekayaan budaya Indonesia tidak hanya hadir melalui keindahan visual, tetapi juga melalui nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, gotong royong, ketulusan, penghormatan, dan persaudaraan.

Penyerahan jubah Kanak-Kanak Yesus kepada Gereja di Praha pada 1 November mendatang menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.

Persembahan ini membawa semangat berbagi dari Indonesia sekaligus membuka ruang perjumpaan budaya dan religi dalam suasana persaudaraan.

Pada kesempatan ini, Anne Avantie membahas gagasan di balik karya, makna persembahan, serta misi budaya dan religi Komunitas Kebaya Menari menuju Praha. Yanti Moeljono mengungkapkan, Indonesia melalui misi budaya ke Praha ini memperlihatkan keanekaragaman dalam keseharian hiduo di negeri ini.

BACA JUGA:Peristiwa Bersejarah, Indonesia Tampil Perdana di Pameran 100 Gua Natal di Vatikan