Posisinya sebagai Pelatih Manchester United Terancam, Michael Carrick: Saya tidak Tahu

Posisinya sebagai Pelatih Manchester United Terancam, Michael Carrick: Saya tidak Tahu

Pelatih Manchester United Michael Carrick melambaikan tangan kanannya ke arah suporter Setan Merah usai mereka kalah 0-3 di kandang sendiri melawan Bournemouth. Gestur Carrick banyak dianggap sebagai salam perpisahannya sebagai pelatih di Old Trafford. --Dok Daily Star

"Dia (Michael Carrick) pasti berharap penderitaannya malam ini segera berakhir," tukas King Carra.

BACA JUGA:Akui Real Madrid dalam Dinamika yang Baik, Jose Mourinho Target Menangi El Clasico di Barcelona

Senang Fernándes jadi cadangan

Tetapi, Carragher juga meyakini sejumlah pemain Man United menyambut baik keputusan Carrick mencoret bintang asal Portugal tersebut dari skuat Setan Merah.

Fernandes, yang meraih penghargaan Pemain Terbaik tahun lalu, sudah lama dianggap sebagai pemain andalan klub, namun kini dia justru harus duduk di bangku cadangan - untuk kelima kalinya sejak kedatangannya pada Januari 2020.


Bruno Fernándes hanya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan Manchester United melawan Bournemouth. --Dok Daily Star

Terlepas dari bakatnya yang tak terbantahkan, mantan bintang Sporting Lisbon itu menuai kritik karena perilakunya di lapangan.

Carragher berpendapat bahwa kecenderungan Fernándes memarahi rekan-rekan setimnya menunjukkan keraguan terhadap kemampuan mereka dalam memenuhi standar yang dia tetapkan; namun, anggota skuat Man United lainnya kini justru antusias dengan kesempatan untuk membuktikan diri tanpa kehadiran  pemain berusia 32 tahun tersebut.

BACA JUGA:Awal Sempurna Manchester City Berakhir, Arsenal Ambil Keuntungan untuk Jadi Pimpinan Klasemen Bersama

"Anda tentu tidak ingin situasi ini justru menjadi bumerang; dia adalah pemain terbaik Man United, fakta yang tidak bisa dimungkiri. Dia meraih gelar Pemain Terbaik Tahun Ini versi PFA tahun lalu, tetapi Carrick harus mengambil sikap tegas," ucap Carragher.

"Harapannya, hal ini justru bisa mempererat kekompakan tim, karena tidak bisa dimungkiri—meskipun Fernandes pemain terbaik mereka—ada banyak orang yang sebenarnya tidak nyaman bermain bersamanya," jelasnya.

"Dia sering sekali menggerakkan tangannya dengan gestur kesal ke arah rekan setimnya; seolah-olah dia berkata, 'kalian semua tidak cukup bagus untuk bermain bersamaku'. Kita sering melihat perilaku seperti itu dari Fernandes," tukas Carragher.

 

 

 

Berita Terkait