Cetak Brace Bersejarah dalam El Clasico, Kylian Mbappe Bantu Real Madrid Permalukan Barcelona di Camp Nou

Cetak Brace Bersejarah dalam El Clasico, Kylian Mbappe Bantu Real Madrid Permalukan Barcelona di Camp Nou

Striker Real Madrid Klyan Mbappe selebrasi gol keduanya ke gawang Barcelona dalam El Clasico di Camp Nou, Senin, 26 Oktober 2026. Mbappé kini sudah mencetak total 100 gol dari 116 pertandingan untukadrie. Dok Real Madrid--Dok Real Madrid

JAKARTA, Weradio.co.id - Brace atau sepasang gol dari Kylian Mbappe memastikan kemenangan 2-1 bagi Real Madrid atas Barcelona dalam laga El Clasico ke-265, Senin, 26 Oktober 2026. Hasil di Camp Nou ini sekaligus membantu Madrid mencegah rival abadi mereka tersebut menjadi klub pertama dalam sejarah La Liga Spanyol yang mampu memenangi 10 pertandingan pembuka musim secara berturut-turut.

Mbappe mencetak gol liga kesepuluhnya musim ini dengan cara yang cukup beruntung, empat menit sebelum jeda babak pertama; bola sapuan bek tengah Barcelona Gerard Martin membentur sang pencetak gol terbanyak Madrid itu dari jarak dekat dan melesat masuk ke dalam gawang.

Mbappe kemudian mengunci kemenangan Los Blancos tiga menit sebelum laga usai, setelah Eduardo Camavinga berhasil memenangi duel perebutan bola terobosan melawan Pau Cubarsi, lalu mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan mudah oleh Mbappé, rekan Camavinga di Tim Nasional Prancis.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Madrid di Camp Nou sejak Oktober 2023—dan baru yang kedua dalam delapan pertemuan terakhir (enam kekalahan)—sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Mourinho saat menukangi Madrid melawan Blaugrana menjadi enam pertandingan (empat kemenangan, dua hasil imbang).

BACA JUGA:Demi Amankan Tiga Poin dari Persik Kediri, Persija Jakarta akan Mainkan Taktik Khusus di JIS

Bagi Mbappe, brace ke gawang Barcelona membantunya mencapai 100 gol dari 116 pertandingan bersama Real Madrid. Torehan 100 gol tersebut terdiri dari 67 gol di La Liga, 25 gol di Liga Champions, 4 gol di Copa del Rey, 2 gol di Piala Dunia Antarklub, 1 gol di Piala Super UEFA, dan 1 gol di Piala Super Spanyol. Pada musim pertamanya bersama klub, kapten Prancis ini mencetak 44 gol; musim lalu 42 gol; dan sejauh musim ini, dia sudah mengoleksi 14 gol.

Sejak mencetak gol pertamanya sebagai pemain Madrid dalam laga final Piala Super UEFA melawan Atalanta pada musim 2024/2025, Mbappe sudah meraih gelar Golden Boot 2024/2025 serta dua trofi Pichichi (2024/2025 dan 2025/2026). Selain itu, ia juga menjadi pencetak gol terbanyak di ajang Liga Champions musim lalu.

Pada tahun 2025, pemain berusia 27 tahun tersebut menyamai rekor Cristiano Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak untuk Real Madrid dalam satu tahun kalender, dengan total 59 gol. Pada Piala Dunia 2026, dia mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam kompetisi tersebut dengan 22 gol, saat membela tim nasional Prancis.

Kunci kemenangan atas Barcelona

Usai pertandingan, Mbappe mengatakan bahwa kunci kemenangan mereka atas Barcelona pada malam itu adalah mereka bermain sebagai satu kesatuan tim. Mengandalkan kolektivitas tim, sekalipun mereka punya pemain dengan skill individu yang bagus untuk mengubah hasil pertandingan.

BACA JUGA:Akui Real Madrid dalam Dinamika yang Baik, Jose Mourinho Target Menangi El Clasico di Barcelona

Sebagaimana dilansir laman Realmadrid.com seperti dibaca Weradio.co.id, Mbappe mengatakan, "Ini adalah kemenangan tim. Tokoh utama dalam pertandingan ini adalah tim dan kelompok ini, karena kami tahu kami harus tampil kuat, sekaligus bermain sebagai satu kesatuan tim."

"Kami sudah bersiap dengan baik dalam beberapa pertandingan terakhir—kami menang dan bermain dengan apik. Kami datang dengan pola pikir yang tepat, dan hari ini kami mengerahkan segalanya," katanya.

Mbappé mengakui, ada momen Madrid mengalami kesulitan dalam El Clasico itu, namun ada pula saat mereka mendominasi. "Pada akhirnya, meraih kemenangan dan tetap berada dalam persaingan gelar LaLiga sangatlah penting bagi kami, tetapi kami harus terus melangkah. Kami sadar ini adalah pertandingan besar, namun ini tetaplah bernilai tiga poin, dan kami masih membutuhkan lebih banyak poin lagi untuk menjuarai La Liga," tegasnya.

Berita Terkait