Waspada, Ruang Digital Pun Bisa Hadirkan Ancaman Paparan Intoleransi, Provokasi, hingga Narasi Kekerasan
Pelatihan Duta Damai BNPT Tahun 2026 yang diikuti 50 peserta terpilih di Hermes Palace Hotel, Medan, Sumatera Utara, Jumat 30 Oktober 2026.-weradio.co.id-BNPT
BACA JUGA:Prospect Institute Ajak Perusahaan Perhatikan Data Sampah
Kasi Intel Kodim 0201/Medan, Mayor Czi Sunikite, yang hadir mewakili Dandim 0201/Medan, mengapresiasi hasil paparan peserta yang dinilai sangat luar biasa dan menegaskan bahwa kecakapan bermedia sosial generasi muda saat ini sangat dibutuhkan untuk mengimbangi arus informasi negatif.
“Bagi kami di jajaran TNI-Polri, konten yang tidak sesuai di media sosial itu lawannya adalah media sosial juga, sehingga kami sangat mendukung kegiatan ini,” tegas Sunikite.
Sejalan dengan pihak Kodim, Kanit Intelkam Polrestabes Medan, Ipda Bambang, yang mewakili Kapolrestabes Medan, memastikan kesiapan pihak kepolisian untuk membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya dalam mengawal dan menyukseskan program kerja Duta Damai ke depan, baik di ruang siber maupun di tengah masyarakat.
“Duta Damai ini luar biasa karena menghadirkan kontribusi yang bukan sekadar karya kata, tetapi karya nyata dalam mendistribusikan pesan damai dan kamtibmas melalui media sosial guna mencegah narasi radikal, intoleransi, serta terorisme,” pungkas Bambang.
BACA JUGA:Geger, Pendiri Palantir Danai Proyek 30 Ribu Monyet demi Eksperimen Medis AS
Melalui pengukuhan dan dukungan penuh lintas instansi ini, Ke-50 anggota Duta Damai Sumatera Utara diharapkan langsung bergerak aktif memproduksi konten positif sekaligus menjadi penggerak kolaborasi yang merawat toleransi, kearifan lokal, dan persatuan di lingkungan masing-masing, utamanya di provinsi Sumatera Utara.