Bukan Sekadar Gaya, Ratusan Pemotor Padati BSD, Ada Apa?

Bukan Sekadar Gaya, Ratusan Pemotor Padati BSD, Ada Apa?

Selain menjadi ruang temu kangen antarkomunitas, poin krusial yang diangkat dalam SilatuRide 2026 adalah komitmen berkendara aman.-Weradio.co.id-Brosqi

BACA JUGA:Pelabuhan Tanjung Priok Disorot, Pemerintah Kejar Normalisasi Logistik Nasional

Patahkan Stigma Negatif

Sejak registrasi dibuka, antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh para peserta yang datang dari berbagai daerah.

Tidak hanya didominasi oleh motor berkubikasi besar (moge), acara ini juga disambut hangat oleh pengguna berbagai tipe motor lainnya, menciptakan pemandangan keberagaman yang solid di sepanjang aspal jalanan Tangerang.

Ruang publik digital pun langsung dibanjiri oleh reaksi positif. Tagar resmi acara dipenuhi oleh unggahan foto dan video keseruan konvoi.

Banyak peserta mengungkapkan rasa puas mereka atas kerapian manajemen jalur (road management) yang diterapkan oleh panitia Brotherhood Squad Indonesia.

BACA JUGA:Shin Tae-yong Janjikan yang Terbaik untuk Jakmania, Asalkan Dia Dapat Kepercayaan

Hasilnya, ratusan motor tetap dapat melaju dengan tertib tanpa mengganggu pengguna jalan lain.

"Energi kebersamaannya luar biasa. Jarang ada acara kumpul sebesar ini yang tetap mengedepankan ketertiban di jalan raya. Edukasi dapat, relasi baru juga dapat," ungkap salah satu perwakilan klub motor yang hadir di lokasi.

Budaya Keselamatan Korlantas Polri

Selain menjadi ruang temu kangen antarkomunitas, poin krusial yang diangkat dalam SilatuRide 2026 adalah komitmen berkendara aman.

Pihak penyelenggara secara khusus menggelar sesi edukasi yang menyoroti kepatuhan penggunaan perlengkapan keselamatan (safety gear) standar tinggi, mulai dari penggunaan helm bersertifikasi resmi, jaket pelindung, sarung tangan, hingga sepatu yang menutup mata kaki.

BACA JUGA:Pembinaan Petinju Tak Boleh Terhenti karena Dana, Kata Susanto

Kampanye ini sejalan dengan apa yang terus disuarakan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Dalam berbagai kesempatan edukasi lalu lintas, Korlantas Polri menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya adalah sebuah budaya yang harus dibangun bersama, bukan sekadar aturan formal.