Warga Minta Gubernur DKI Pramono Anung Cari Solusi Kemacetan di Cakung-Cilincing

Warga Minta Gubernur DKI Pramono Anung Cari Solusi Kemacetan di Cakung-Cilincing

Cakung-Cilincing didominasi truk kontainer yang bikin macet parah-X-

JAKARTA, Weradio.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung diminta untuk mencari solusi kemacetan di Cakung-Cilincing. Kemacetan di area tersebut membuat Warga frustrasi sampai berkirim surat ke gubernur.

Warga Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur bersurat kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung soal kemacetan angkutan logistik atau truk kontainer di kawasan Cakung- Cilincing (Cacing) , Jakarta.

“Kami berharap adanya intervensi langsung dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memutus mata rantai masalah ini melalui pendekatan manajerial modern dan integrasi lintas sektoral,” kata salah satu warga, Wahyu Andre Maryono seperti dikutip antara. 

Ia mengusulkan adanya kajian komprehensif terkait krisis kemacetan kontainer jalur Cakung-Cilincing dan strategi komparatif global terkait penanganan krisis kemacetan akut akibat akumulasi truk kontainer meluber di sepanjang koridor Jalan Cakung-Cilincing (Cacing).

BACA JUGA:Didukung Teknologi Digital, Anak Indonesia Berpotensi Jadi Sutradara, Begini Pendapat Praktisi Media

Menurut Wahyu, kajian tersebut membedah isu secara mendalam dari kacamata analisis sosial serta alternatif solusi berkaca dari keberhasilan pelabuhan-pelabuhan besar dunia seperti Pelabuhan Rotterdam dan Los Angeles.

Dia mengusulkan penerapan mandatori sistem antrean digital terintegrasi atau Truck Booking System (TOS) di seluruh depo guna mencegah pergerakan truk liar ke jalan protokol saat kapasitas penuh.

Kedua, penyediaan kantong-kantong parkir darurat (buffer zone) terpadu guna menampung armada angkutan di luar badan jalan utama publik.

Ketiga, adanya akselerasi kebijakan jangka panjang pemindahan titik pengembalian kontainer ke kawasan penyangga industri (Dry Port Cikarang/Bekasi) dengan pemanfaatan jalur interkoneksi kereta barang.

BACA JUGA:Berpihak kepada Masyarakat, Gantara Dukung Pemerintah untuk Ciptakan Lapangan Kerja

"Persoalan ini telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya formula solusi yang bersifat permanen dan berkeadilan di lapangan," kata Wahyu.

Sumbangan Pikiran

Ia mengatakan dampak kemacetan truk dirasakan langsung oleh warga pemukiman sekitar, termasuk area penyangga modern seperti Jakarta Garden City (JGC) berupa pemborosan waktu tempuh, eskalasi risiko kecelakaan lalu lintas yang fatal, dan pencemaran udara akut.

Di sisi lain, para sopir angkutan kontainer juga menjadi korban sistemik yang terpaksa terjebak berhari-hari dalam ketidakpastian antrean tanpa adanya fasilitas penyangga yang manusiawi.