Blak-Blakan, Cornelis Akui Pilih Negara Ketimbang Agama, Saat Ikut TWK: Karena Kita Sebagai Penyelenggara dan Birokrasi


Cornelis, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP tanggapi soal pertanyaan di TWK||PDIP

Trendingnews.Id - Soal pertanyaan pada Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang dilakukan pada pegawai KPK sempat mencuat dan dikomentari publik.

Salah satu pertanyaan sempat pula 'dibocorkan' mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah, yakni para peserta tes ditanya: Pilih Pancasila atau Alquran.

Hal itu pun sempat mengundang polemik publik, yang menganggap bahwa pertanyaan tersebut dituding kurang relevan.

Menanggapi hal tersebut, Cornelis, Anggota Komisi II DPR RI pun ikut berkomentar  dan menyinggung saat ia masuk Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN).

(BACA JUGA:Gile! McDonalds Diserbu Abang Ojol Gegara Menu Baru BTS Meal, McD Stasiun Gambir pun Terpaksa Disegel Polisi dan Satpol PP)

"Barangnya sama, kalau memang tidak mempunyai loyalitas terhadap negara, Anda minggir," kata Cornelis saat rapat bersama Menpan RB Tjahjo Kumolo di DPR, Jakarta, pada Selasa 8 Juni 2021 seperti diberitakan Antara.
 
Ia pun menjalani Diklat Khusus Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri (Suspimpemdagri) ketika zaman Menteri Dalam Negeri Rudini dan juga sempat mengikuti TWK.

"Ditanya mengenai radikalisme, agama (antara) Pancasila, mana yang Anda prioritaskan? Pilih negara lah, karena kita sebagai penyelenggara dan birokrasi di dunia ini hanya birokrasi sipil dan militer," ujar mantan Gubernur Kalimantan Barat ini.
 
Ia menilai, sebagai seorang ASN, sudah seharusnya mengedepankan kepentingan negara agar bisa menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.

(BACA JUGA:Terbukti! Tingkat Kepuasan Publik Pada Presiden Jokowi Sangat Tinggi, IndEX Research: Mencapai 80 Persen Lebih)

Makanya, ia pun mengaku lebih memilih negara dibandingkan agama.

"Jadi tidak bisa negara dalam negara dan kalau sudah terjadi perpecahan seperti itu bagaimana mungkin mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu, tindakan bapak sangat tepat dan saya angkat topi dan hormat," ujarnya.

jakshdkjashdkjashdkjasd
Tag Terkait:
Sumber: