Ini Tips Menata Ulang Keuangan di Momen Awal Tahun dari Bank Neo Commerce

Ini Tips Menata Ulang Keuangan di Momen Awal Tahun dari Bank Neo Commerce

Ilustrasi: PPenting bagi kita, terutama pasangan suami istri untuk menata ulang keuangan dengan lebih baik, efektif, dan efisien agar bisa mewujudkan impian-impian yang ingin dicapai di masa depan sesuai rencana. --Foto istimewa

JAKARTA, Weradio.co.id - Awal tahun merupakan momen yang sangat penting untuk setiap individ membuat daftar hal-hal baik yang ingin dilakukan dan dicapai setahun ke depan. Salah satunya adalah dengan menata ulang keuangan untuk setahun ke depan, dengan lebih baik, efektif, dan efisien.

Penataan ulang keuangan tentunya sangat perlu dilakukan agar bisa menggunakan pendapatan yang diterima setiap bulannya dengan lebih efektif dan efisien. Sehingga, impian-impian yang ingin diraih di masa depan juga dapat tercapai sesuai rencana.

Dari siaran pers yang diterima Weradio.co.id, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan bahwa pengeluaran rata-rata bulanan per individu dikelompokkan menjadi dua kategori utama:, yakni pengeluaran untuk Makanan dan pengeluaran untuk Bukan Makanan.   

Provinsi DKI Jakarta menduduki peringkat teratas dengan rata-rata pengeluaran total per kapita tertinggi, mencapai Rp 2.794.485 per bulan. Tingginya angka di Ibu Kota sebagian besar didorong oleh tingginya pengeluaran untuk kategori Bukan Makanan sebesar Rp 1.686.257, yang mengindikasikan mahalnya biaya untuk kebutuhan selain makanan seperti tempat tinggal  dan transportasi.

BACA JUGA:Tokocrypto Publikasikan Saldo Simpanan, Aset Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat

Makanya, Bank Neo Commerce mengajak masyarakat untuk mengevaluasi keuangan dan menatanya kembali di tahun yang baru ini.

Berikut beberapa tips dari Bank Neo Commerce yang dapat dilakukan untuk menata ulang keuangan di momen awal tahun: 

1. Meninjau pendapatan dan pengeluaran selama satu tahun sebelumnya

Hal yang sangat penting untuk dilakukan sebelum melakukan perencanaan keuangan adalah meninjau dan mengevaluasi pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan selama satu tahun sebelumnya. Dengan melakukan evaluasi, kita dapat mengetahui pengeluaran-pengeluaran kurang penting yang perlu ditiadakan di tahun ini.

BACA JUGA:Samakta Mitra dan NEC Indonesia Luncurkan Smart City Command Center di Deltamas

Melakukan peninjauan seperti itu, membantu kita untuk memiliki gambaran yang jelas atas kondisi keuangan kita. Ini dapat membantu dalam membuat rencana keuangan yang lebih efektif dan efisien untuk setahun ke depan. 

2. Membuat anggaran bulanan  baru

Setelah melakukan peninjauan menyeluruh, kini saatnya membuat anggaran bulanan baru. Setelah melakukan evaluasi pengeluaran, bisa dapat diketahui dengan jelas pos-pos pengeluaran, mana yang rutin dan wajib, mana yang kurang penting. Pengeluaran yang kurang penting dapat tiadakan di anggaran bulanan yang baru.

Prioritas utama pada anggaran bulanan harus mencakup seluruh hal-hal penting dan rutin, seperti tagihan listrik, air, internet, uang sewa rumah (jika mengontrak), dan uang biaya sekolah anak.