Ini Tips Menata Ulang Keuangan di Momen Awal Tahun dari Bank Neo Commerce
Ilustrasi: PPenting bagi kita, terutama pasangan suami istri untuk menata ulang keuangan dengan lebih baik, efektif, dan efisien agar bisa mewujudkan impian-impian yang ingin dicapai di masa depan sesuai rencana. --Foto istimewa
Selain tagihan, cicilan rutin juga penting untuk masuk ke anggaran bulanan, seperti jika ada Kredit Perumahan Rakyat (KPR), dan cicilan utang lainnya. Serta yang terakhir dan tidak kalah penting, adalah alokasi dana yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
3. Menetapkan tujuan finansial untuk setahun ke depan
BACA JUGA:BRI Life Ulurkan Bantuan Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi MCK
Tujuan finansial penting untuk ditetapkan, baik untuk setahun ke depan, atau tujuan finansial jangka panjang. Menetapkan tujuan finansial memberikan arah dan motivasi yang jelas dalam mengatur keuangan dengan baik.
Sebagai contoh, tujuan finansial dalam setahun ke depan, mungkin untuk mengganti handphone baru di akhir tahun, kita dapat mencari tahu berapa harganya, dan dapat memperkirakan berapa yang harus disisihkan setiap bulannya tanpa harus mengganggu pos-pos prioritas.
4. Memiliki dana darurat
Hal yang sering terlewatkan adalah pentingnya memiliki dana darurat. Perlu diingat dana darurat bukanlah tabungan yang sewaktu-waktu bisa dipakai untuk memenuhi keinginan kita. Nonton konser penyanyi favorit bukan keadaan darurat!
BACA JUGA:Perseteruan Keluarga David Beckham Makin Sengit, Brooklyn Tuding sang Ibu Ingin Rusak Pernikahannya
Dana darurat adalah simpanan uang yang disiapkan khusus untuk menghadapi pengeluaran tak terduga atau keadaan darurat seperti Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sakit mendadak, kecelakaan, atau bencana alam, agar tidak perlu berutang.
Untuk tahap awal, sebaiknya kita memiliki dana darurat sejumlah tiga sampai enam kali pengeluaran rutin bulanan, sehingga setidaknya kita dapat melanjutkan hidup dalam tiga atau enam bulan ke depan. Sedangkan untuk idealnya, dana darurat yang perlu disiapkan adalah dana yang cukup untuk pengeluaran rutin hingga satu tahun ke depan.
5. Menentukan dan memilih instrumen investasi yang sesuai
Masyarakat Indonesia semakin paham pentingnya berinvestasi untuk mencapai tujuan finansial. Namun, memilih dan menentukan instrumen investasi yang sesuai juga merupakan faktor terpenting dalam berinvestasi. Harus dipahami pula profil risiko masing-masing dalam berinvestasi, apakah itu konservatif, moderat, atau agresif.
BACA JUGA:Arsenal Catat Rekor 100 Persen, Mikel Arteta Sebut The Gunners Tampil Berani Lawan Inter Milan
Setelah memahami profil risiko, selanjutnya akan lebih mudah dalam menentukan instrumen investasi yang sesuai, demi mencapai tujuan finansial yang telah ditentukan. (*)