Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni Gusar Donald Trump Mengarang Cerita Palsu soal Dirinya

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni Gusar Donald Trump Mengarang Cerita Palsu soal Dirinya

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni-X-

JAKARTA, Weradio.co.id - Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni benar-benar terkejut dengan g an ulah Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dia mengatakan Trump 'mengarang' cerita bahwa ia 'memohon' untuk berfoto dengannya.

'Baik saya maupun Italia tidak pernah memohon':" kata Meloni seperti dikutip BBC. 

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, mengatakan ia terkejut setelah Presiden Donald Trump mengatakan kepada TV Italia bahwa ia telah "memohon" untuk berfoto dengannya, komentar yang telah memicu perselisihan terbuka antara kedua pemimpin tersebut.

Meloni mengatakan komentar Trump sepenuhnya "dibuat-buat", dan Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani telah membatalkan perjalanan ke AS awal pekan depan.

BACA JUGA:Sambut Hari Bhayangkara Polri, Polsek Metro Kebayoran Baru Gelar Bakti Religi

Pertengkaran publik yang sangat mencolok ini merupakan indikasi seberapa jauh hubungan dekat mereka sebelumnya telah memburuk dalam beberapa bulan sejak keputusan Trump untuk berperang dengan Iran.

Trump dan Meloni terlihat berbincang akrab di KTT G7 di Evian-les-Bains, Prancis timur, minggu ini, dan pemimpin Italia itu kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa hubungan mereka tidak berubah dan tidak ada "saling tuding".

Namun, Trump kemudian memberikan wawancara telepon dengan saluran TV Italia La7 di mana ia menuduh: "Dia memohon kepada saya untuk berfoto dengannya; saya merasa kasihan padanya."

Tak Pernah Mengemis

Kedua pemimpin itu difilmkan beberapa kali di Evian, termasuk saat mereka tampak asyik berbincang di sofa kecil, dengan Meloni tersenyum saat mereka berbicara.

BACA JUGA:Seorang Bapak Dilindas Kontainer, KDM Minta BPJS Ketenagakerjaan buat Pekerja Informal Ditambah

"Dia mungkin senang saya berbicara dengannya," katanya. La7 tidak menayangkan kata-kata asli Trump dalam bahasa Inggris, tetapi menayangkannya dalam bahasa Italia.

Meloni bereaksi dengan rasa tidak percaya, mengatakan dia "terus terang terkejut", dalam sebuah pernyataan singkat kepada tujuh juta pengikutnya di Instagram.

"Saya tidak tahu mengapa presiden AS berperilaku seperti ini terhadap sekutu," katanya, menambahkan bahwa ini bukan pertama kalinya hal itu terjadi.